Konversi BPR Syariah Jadi Instrumen Penguatan Ekonomi Kerakyatan di NTB

Mataram – Dalam Rapat Paripurna DPRD NTB, Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Abul Chair, menyampaikan Jawaban Gubernur atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Ranperda Konversi BPR Syariah inisiatif Pemprov, bertempat di ruang sidang utama kantor Gubernur NTB, Selasa (02/06/26).

Abul Chair menyampaikan, Pemerintah Provinsi NTB mengapresiasi masukan dan saran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dalam penyusunan rancangan peraturan daerah (Ranperda) Konversi BPR Syariah, terkait hal tersebut agar memperhatikan undang undang perbankan, manajemen terbuka dan kesiapan sumberdaya serta dukungan sistem teknologi dalam layanan nasabah dan keuangan daerah.

Dijelaskannya, harmonisasi dalam ketentuan transisi ini akan menjamin hak dan kewajiban konsumen dan perusahaan secara hukum serta restrukturisasi pembiayaan dengan portofolio syariah yang lebih luas dan kerakyatan (sektor ril).

Dalam perspektif pembangunan ekonomi dan keuangan daerah, Sekda mengatakan, transformasi yang dipengaruhi kesiapan regulasi, sumberdaya manusia, infrastruktur digital dan core banking system menuju syariah dengan kompetensi yang sesuai.

Nantinya, keberhasilan BPR Syariah diukur dari perluasan akses pembiayaan inklusif, mengurangi ketergantungan masyarakat pada rentenir dan memperkuat ekonomi masyarakat.

“Pemprov sebagai pemegang saham terbesar dengan prinsip good governance tidak mengintervensi proses bisnis yang diharapkan tidak saja berorientasi profit namun kesejahteraan bersama,” ujar Sekda.

Perubahan status lembaga keuangan PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) menjadi syariah dihajatkan untuk menjamin perluasan pembiayaan bagi masyarakat dan ekonomi berbasis kemitraan.

Selain itu, konversi ini juga sebagai pondasi ekonomi syariah dalam rantai integrasi Bank NTB, BPRS, Jamkrida Syariah, Koperasi Syariah dan UMKM dalam ekosistem syariah yang nyata berpihak pada masyarakat. (F*)

Ket. Foto:

Dalam Rapat Paripurna DPRD NTB, Sekda NTB Abul Chair, membacakan Jawaban Gubernur atas Raperda Konversi BPR Syariah. (Ist)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Wajah Baru Nusakambangan, Warga Binaan Makin Berdaya dengan FABA

Jawa Tengah – Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, kini mampu menggerakkan roda perekonomian dengan keterampilan baru. Melalui pengelolaan abu sisa...

Lautan Manusia Hadiri Tabligh Akbar UAS di Mataram

Mataram -  Ribuan warga dari seluruh penjuru Nusa Tenggara Barat (NTB) memadati kawasan Eks Bandara Selaparang, Sabtu malam (24/5), dalam acara Tabligh Akbar bersama...

Pembangunan Kembali Gedung DPRD NTB Dimulai Pertengahan 2026, Anggaran Diproyeksikan Rp 200 Miliar

Mataram - Setelah gedungnya ludes terbakar, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nusa Tenggara Barat (NTB) dipastikan akan memiliki gedung baru. Pemerintah Provinsi NTB menargetkan pembangunan...

Ketua DPRD NTB Dukung Pembentukan Tim Percepatan Pembangunan oleh Gubernur

Mataram - Ketua DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj. Baiq Isvie Rupaeda, menyambut positif rencana Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, untuk membentuk Tim Percepatan...

Kasat Reskrim Polres Lotim Benarkan Laporan Dugaan Penipuan SPPG MBG, Kasus Masih Diproses

Lombok Timur – Dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan, terkait pendirian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis (MBG), tercatat masuk ke meja...