Rakor Percepatan Program Nasional, Bupati LAZ: Semua Harus Gerak Cepat dan Kolaborasi untuk Indonesia Raya

Lombok Barat – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) untuk mendukung percepatan pelaksanaan program strategis nasional yang merupakan bagian dari Asta Cita Presidenyaitu Koperasi Desa Merah PutihMakan Bergizi Gratis (MBG)dan Sekolah Rakyat. Rakor berlangsung di Aula Kantor Bupati Lombok BaratSenin (8/9/2025)dipimpin langsung oleh Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ). Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Hj. Nurul Adha (UNA)para asistenkepala OPD terkaitcamatserta kepala desa dan lurah se-Kabupaten Lombok Barat.

Dalam arahannyaBupati LAZ menegaskankeberhasilan program strategis nasional membutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah daerahkecamatandesadan kelurahan. “Dalam membentuk Koperasi Merah Putih di 119 desa dan 3 kelurahankoperasi harus memiliki badan hukummemahami persoalan spesifik di masing-masing desadan bergerak nyata membantu perekonomian masyarakat,” jelasnya.

Bupati juga menekankan agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak sekadar dipandang sebagai pemenuhan gizi anak-anakmelainkan juga instrumen penting untuk menggerakkan roda ekonomi lokal. Ia mendorong agar penyediaan dan distribusi bahan baku pangan dilakukan melalui Koperasi Merah Putihsehingga manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. “Dengan sinergi iniperputaran ekonomi bisa langsung dirasakan oleh seluruh elemen masyarakat Lombok Barat,” tegasnya.

Terkait program Sekolah RakyatPemkab Lombok Barat telah menyiapkan fasilitas sementara di dua lokasiyakni Sekolah Dasar di SKB Gunungsari dan Sekolah Menengah Pertama di Graha Paramita. Langkah ini menunjukkan kesiapan daerah untuk mendukung penuh kebijakan pusat. 

“Kita siap mendukung penuh kebijakan pusat dan program strategis nasional dalam rangka berkolaborasi menyukseskan Asta Cita PresidenNTB Menduniadan Lombok Barat Sejahtera dari desa,” ujarnya 

Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Menurutnyasinergi lintas sektor sangat menentukan efektivitas pelaksanaan program pemerintahbaik pusat maupun daerahsehingga hasilnya bisa lebih terarah dan berdampak nyata bagi masyarakat. 

“Dengan koordinasi yang baikkebijakan strategis daerah dapat berjalan optimal serta memberi dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Kita Harus Gerak Cepat dan Kolaborasi untuk Indonesia raya,” tutupnya.

Rakor ini berjalan lancar dan menghasilkan komitmen bersama untuk mempercepat implementasi program prioritas nasional di Lombok Baratkhususnya pembentukan Koperasi Merah Putihpelaksanaan MBGdan Sekolah Rakyat. (F2)

Ket. Foto:

Kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) untuk mendukung percepatan pelaksanaan program strategis nasional di Lombok Barat yang dipimpin langsung oleh Bupati LAZ. (Ist)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Kenalan di Medsos, Wanita asal Lotim ini jadi Korban Pencurian

Mataram - Seorang pria berinisial IB (30)warga Batu LayarLombok Baratditangkap Tim Sat Reskrim Polresta Mataram setelah terbukti mencuri handphone milik seorang perempuan yang dikenalnya...

Danrem 162/Wira Bhakti Berikan Penghargaan Umroh Gratis kepada Dua Babinsa Terbaik

Mataram - Dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-64 Korem 162/Wira BhaktiKomandan Korem 162/Wira BhaktiBrigjen TNI Agus BhaktiS.I.P.M.I.P.M.Han.memberikan penghargaan berupa umroh gratis kepada dua Bintara...

Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional

Yogyakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyiapkan empat instrumen pertanahan dan tata ruang untuk mendukung Pertamina dalam mewujudkan ketahanan energi...

Rapat Paripurna DPRD NTB Bahas Perubahan KUA-PPAS 2025 : Fokus pada SDM, Infrastruktur, dan Digitalisasi Layanan Publik

Mataram - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Rapat Paripurna dengan agenda utama penyampaian Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran...

Proyek RS Mandalika Molor, DPRD NTB Geram dan Ancam Putus Kontrak

Lombok Tengah - Proyek pembangunan Rumah Sakit (RS) Mandalika di Kecamatan PujutKabupaten Lombok Tengahkembali menjadi sorotan. Hingga 10 Maret 2025progres fisik proyek senilai Rp11...