Pengisian Jabatan di Lombok Barat Diduga Bermuatan Politik Praktis

Lombok Barat – Sejumlah tokoh masyarakat dan pemuda pertanyakan integritas Pj. Bupati Kabupaten Lombok Barat terkait dengan pengusulan sejumlah nama Hasil Seleksi Terbuka Jabatan Tinggi Pratama Kabupaten Lombok Barat Tahun 2024 Nomor: 11-PANSEL-JPTP/VIII/2024 yang diduga kuat syarat dengan politik kepentingan dan konspirasi.

Hal ini dikarenakan usulan pelantikan hasil seleksi terbuka ke kemendagri tersebut, diusulkan setelah berakhirnya masa jabatan (pensiun, red) salah seorang calon yakni Kepala Dinas Ketahanan Pangan Baiq Puji Qadarni, SH. Artinya, yang bersangkutan diusulkan, tapi tidak dilantik. Ini dikhawatirkan akan menimbulkan konflik baru di tatanan birokrasi Lombok Barat.

Ketua Forum Pemerhati Birokrasi Lombok Barat, Daud A Gerung, menyayangkan sikap Pj. Bupati tersebut. Ia mengatakan, mestinya usulan ini dikonsultasikan dulu dengan timsel sebelum dilanjutkan.

"Jika tetap dibiarkan, maka kami akan melakukan gugatan secara keperdataan di PTUN," tegasnya, dalam keterangannya, Kamis, (02/01/25).

Ia juga menyoroti ada nama yang diusulkan sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lombok Barat yang dinilainya cacat secara moralitas, karena yang bersangkutan dianggap tidak menunjukkan sikap teladan seorang pejabat publik.

Ketua PPDI Lombok Barat, Ramli Ahmad, juga menyesalkan sikap Pj. Bupati Lombok Barat terkait pengusulan nama tersebut, di tengah-tengah situasi transisi Pemerintah Kabupaten Lombok Barat saat ini.

"Mestinya pak Pj.Bupati menjaga kondusifitas pasca Pilkada, bukan malah memunculkan kegaduhan ditengah masyarakat. Apalagi beliau mengklaim dirinya diminta oleh Bupati terpilih terkait usulan ini. Dan diminta untuk melakukan evaluasi pergeseran sejumlah kepala OPD. Janganlah membawa-bawa nama Bupati terpilih, sebab belum SAH secara hukum, belum dilantik," ungkapnya.

Ketua Aliansi Pemuda Lombok Barat, Haertami mengancam akan mengambil langkah-langkah tegas terkait persoalan ini.

“Nanti kami akan melaporkan hal ini dengan bersurat ke instansi terkait, baik itu Kemendagri maupun KASN. Kami jg akan meminta Komisi III DPR RI untuk mengevaluasi Pj. Bupati Lombok Barat. Nanti kita proses," tegasnya.

Ia juga mengatakan akan menggelar aksi unjuk rasa di Kemendagri dan Pemda Lobar jika Pj. Bupati Lombok Barat tetap melanjutkan pengusulan tersebut.

Sementara, Pj. Bupati Lombok Barat, H. Ilham yang dikonfirmasi oleh media via WhatsApp belum bisa dihubungi hingga berita ini ditayangkan. (F3)

Ket. Foto:
Penampakan Kantor Bupati Lombok Barat dari depan. (Ist)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Hadiri Kick Off GPM Polri secara Virtual, Kapolresta Mataram :  Beras SPHP harus Tepat Sasaran 

Mataram - Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko, S.I.K., M.H., menghadiri Kick Off Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak melalui Zoom Meeting dari Mako Polsek Mataram, Kamis...

Peningkatan Pendapatan Dorong PLN Masuk Fortune Global 500

Jakarta - PT PLN (Persero) berhasil menembus daftar Fortune Global 500 tahun 2025 dan menempati peringkat ke-469 dunia, didorong oleh pendapatan sebesar Rp545,4 triliun...

Ribuan Penonton Bergoyang, Slank Tutup Meriah Gelaran FORNAS VIII di Mataram

Mataram – Pesta rakyat di Eks Bandara Selaparang Mataram pecah saat band legendaris tanah air, Slank, tampil sebagai penampil pamungkas dalam upacara penutupan Festival...

Fun Walk CFN Gerung Ramai, Masyarakat Anggap Pemda Lobar Sukses 

Lombok Barat - Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terus melakukan terobosan untuk menghidupkan Kota Gerung. Salah satunya adalah kegiatan Fun Walk atau jalan sehat CFN...

Pengecatan Kerb Jalan Nasional HUT RI 80, Bupati LAZ : Pembangunan Infrastruktur sebagai Bagian dari Perjuangan Bangsa

Lombok Barat - Jelang HUT RI ke 80, Balai Pelaksana Jalan Nasional NTB bersama Pemkab Lombok Barat melaksanakan kegiatan Pembersihan dan Pengecatan Kerb Jalan...