Mataram – Keberangkatan tiga Jamaah Calon Haji (JCH) Kloter 7 asal Lombok Tengah terpaksa ditunda karena faktor kesehatan. Ketiganya dinyatakan tidak memenuhi syarat istitaah sementara dan tidak laik terbang berdasarkan hasil pemeriksaan medis menjelang keberangkatan.
Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Nusa Tenggara BaratLalu Muhamad Aminmenjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil demi menjaga keselamatan dan kesehatan jamaah.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatantiga jamaah Kloter 7 Lombok Tengah dinyatakan tidak istitaah sementara dan tidak laik terbang. Karena itukeberangkatannya ditunda sampai kondisi kesehatannya memungkinkan,” ujarnyaRabu(29/4).
Adapun tiga jamaah yang tertunda keberangkatannya yakni Muhammad Nur bin Amaq Arpah (80 tahun)Mene Dawite alias Inaq Ilya binti Amaq Deon (64 tahun)dan Sahdi bin Nuratim (63 tahun).
Untuk menghindari kekosongan kuota pada Kloter 7pihak Kanwil Kemenhaj NTB segera melakukan penggantian jamaah. Tiga jamaah yang ditetapkan sebagai pengganti adalah Amalik Taali Asra dari Kloter 04Muhammad Jalil Murtala dari Kloter 04serta Sri Banun dari Kloter 03.
Ketiga jamaah pengganti tersebut sebelumnya juga sempat tertunda keberangkatannya di kloter masing-masing karena saat itu dinyatakan tidak istitaah sementara. Namun setelah dilakukan evaluasi dan pemeriksaan ulangkondisi kesehatan mereka dinyatakan membaik dan memenuhi syarat untuk diterbangkan pada Kloter 7.
.
Kloter 7 yang diberangkatkan ke Tanah Suci berjumlah 393 jamaah. Prosesi pelepasan dilaksanakan pada Rabu malam29 April 2026. Para jamaah dijadwalkan terbang menuju Tanah Suci pada Kamis dini hari30 April 2026pukul 01.20 WITA menggunakan pesawat Garuda Indonesia Airlines GA – 5107.
Pihak Kanwil Kemenhaj NTB juga mengimbau seluruh jamaah untuk menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan serta selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suciagar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalankan dengan lancar dan khusyuk. (F*)
Ket. Foto:
Pelepasan Jamaah Calon Haji Kloter 07 Lombok Tengah di Asrama Haji MataramRabu29 April 2026. (HN/fit)

