Senggigi dan Kuta Diusulkan Jadi Hub Maritim, Abdul Hadi: Perlu Kuatkan Payung Regulasi

Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tengah menyiapkan rencana menjadikan kawasan Senggigi di Lombok Barat dan Kuta di Lombok Tengah sebagai pusat konektivitas transportasi laut. Gubernur NTBH. Lalu Muhamad Iqbal mengungkapkanlangkah awal yang telah dilakukan yakni pengurusan izin operasional kapal cepat untuk rute Bali – Senggigi dan Bali – Kuta.

Gagasan ini mendapat apresiasi dari Anggota Komisi V DPR RI asal Dapil NTB IIH. Abdul HadiSEMM. Menurutnyasebagai daerah kepulauanpengembangan transportasi laut di NTB sangat strategis dan dibutuhkan masyarakat.

Meski demikianAbdul Hadi mengingatkan pentingnya penyelarasan rencana tersebut dengan regulasi pembangunan yang berlaku. Ia menekankan perlunya penguatan dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

“Itu inisiatif yang sangat baikterutama dalam hal angkutan orang. Namun tetap harus menyesuaikan dengan RPJPD dan RTRW kita di NTB,” ujarnya kepada wartawanJumat (18/4).

Ia menambahkanuntuk wilayah Senggigi saat ini sudah tersedia pelabuhan cepat yang melayani rute ke PadangbaiBali. Hanya sajafasilitas pendukung pelabuhan perlu ditingkatkan agar dapat berfungsi optimal sebagai hub.

Sebaliknyadi kawasan Kutainfrastruktur pelabuhan masih sangat terbatas. Yang ada saat ini adalah Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Teluk Awang di Kecamatan Pujut. Karena ituAbdul Hadi menilai rencana menjadikan Kuta sebagai hub maritim harus didukung perencanaan yang lebih komprehensif dan sinergi dengan pemerintah pusat.

“Usulan bisa mulai disampaikan dalam tahapan awal pembahasan APBN 2026. Kita berharap kondisi fiskal memungkinkan untuk mendukungnya,” kata politisi Fraksi PKS sekaligus mantan Wakil Ketua DPRD NTB itu.

SebelumnyaGubernur Iqbal menekankan pentingnya konektivitas laut sebagai bagian dari upaya menjadikan NTB sebagai destinasi wisata kelas dunia. Menurutnyainisiasi ini merupakan satu dari tiga prioritas utama Pemprov NTBselain pengentasan kemiskinan ekstrem dan ketahanan pangan.

“Kita harap dalam satu hingga dua bulan ke depanizin rute kapal cepat dari Bali ke Senggigi dan Kuta sudah keluar. Sehingga dua titik ini bisa menjadi simpul utama akses laut menuju BaliLabuan BajoTeluk SalehTeluk BimaPantai Pink dan lainnya,” ujarnya.

Iqbal juga menyebut rencana pengembangan transportasi laut akan dilengkapi dengan moda seaplane atau pesawat amfibi. Kementerian Perhubungan dan Pemprov NTB kini tengah dimintai masukan oleh Kementerian Keuangan dalam penyusunan regulasi baru terkait moda ini. Seaplane dinilai penting mengingat karakteristik NTB sebagai provinsi kepulauan.

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Gubernur NTB Imbau Pedagang Tradisional Manfaatkan QRIS

Mataram  - Gubernur Nusa Tenggara BaratLalu Muhamad Iqbal mengimbau para pedagang di pasar tradisional Dasan AgungKota Mataram memanfaatkan teknologi QRIS untuk pembayaran transaksi digital....

Langkah dan Syarat Mengurus Sertipikat Tanah Pertama Kali Secara Mandiri

Jakarta - Memiliki sertipikat merupakan langkah penting untuk memastikan perlindungan hukum atas kepemilikan tanah. Masyarakat dapat mengurus pembuatan sertipikat tanah secara mandiri melalui Kantor...

Bupati dan Wakil Bupati Lobar Sidak Pasar untuk Menjaga Stabilitas Harga saat Ramadhan 

Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) dan Wakil Bupati Hj. Nurul Adha bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah Kabupaten Lombok Barat menggelar Sidak...

DPRD NTB Dukung Sekolah Rakyat, Harapan Baru Bagi Anak Negeri Menembus Keterbatasan

Mataram - Langkah Presiden Prabowo Subianto dalam menggagas Sekolah Rakyat menjadi angin segar bagi masa depan pendidikan di Indonesiakhususnya bagi anak-anak dari keluarga miskin...

MODENA Home Center Pertama di NTB Resmi Dibuka, Perkuat Ekspansi Bisnis di Kawasan Indonesia Timur

Mataram -  MODENA Home Center (MHC) Lombok di Jl. AA Gede Ngurah No 48 FCakranegaraMataramyang diresmikan pada Jumat(12/9/25) Ini merupakan MODENA Home Center pertama...