Mataram – Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) akan memasuki babak baru dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem. Sebanyak 40 Desa Berdaya dipastikan siap diluncurkan secara serentak pada 16 Desemberbertepatan dengan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) NTB. Program ini akan diresmikan langsung oleh Gubernur NTBDr. Lalu Muhammad Iqbalsebagai penanda dimulainya percepatan pembangunan desa melalui penguatan datapendampingandan pemberdayaan masyarakat.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi NTBL. Hamdimenjelaskan bahwa ke-40 desa tersebut dipilih berdasarkan hasil sensus Badan Pusat Statistik (BPS)khususnya desa-desa yang masuk kategori Desil I atau kelompok dengan tingkat kemiskinan paling ekstrem. Pemilihan tersebut dilakukan melalui proses memilah dan memilih desa yang benar-benar membutuhkan intervensi pembangunan secara komprehensif.
“Program Desa Berdaya ini sebenarnya sudah berjalan sejak awaltetapi pengembangan detailnya mulai kita operasikan pada Desember. Tahap awalnya adalah verifikasi data supaya jelas siapa yang berhak menerima bantuan dan agar semuanya tepat sasaran,” ujar L. Hamdidi sela-sela -sepa kegiatannyaSenin(8/12) di Mataram.
Ia menegaskan bahwa sinkronisasi data menjadi kunci keberhasilan program ini. Data calon penerima akan diverifikasi di lapangan untuk memastikan kecocokan antara nama-nama yang tercatat dengan kondisi faktual masyarakat.
“Kita tunggu dulu data Desil I dari BPS. Data itu yang akan diuji di lapangan untuk melihat apakah masih sesuai dengan kategori awalnya. Setiap hasil verifikasi nantinya akan diinput kembali ke BPS untuk diolah sehingga kita bisa menentukan peringkat atau kategori desil masing-masing,” jelasnya.
Pada acara peresmianGubernur NTB dijadwalkan memberikan arahan sekaligus motivasi kepada para pendamping desa. Momen tersebut juga akan diisi dengan Ikrar Pendamping Desasebagai wujud tekad bersama mengawal pembangunan desa berbasis data yang akurat dan program yang berkelanjutan.
Tak hanya ituacara juga akan dirangkaikan dengan penandatanganan komitmen bersama antara Pemerintah Provinsi NTB dan sejumlah mitra pembangunanyang akan memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa. Sebagai bentuk apresiasiPemprov NTB juga akan menyerahkan penghargaan lomba desaBUMDesdan beberapa kategori lainnya.
Peluncuran 40 Desa Berdaya ini menjadi momentum penting bagi NTB dalam menekan angka kemiskinan ekstrem. Dengan pendekatan pembangunan yang terencanaterukurdan berbasis dataprogram ini diharapkan mampu menjadi model percepatan pembangunan desa yang lebih efektif.
“Launching perdana ini adalah langkah strategis. Dengan Desa Berdayakita ingin memastikan bahwa program pengentasan kemiskinan berjalan tepat dan siap dioperasikan secara resmi,” tegas L. Hamdi. (F3)
Ket. Foto:
Kepala DPMD Provinsi NTBLalu Hamdi. (/fit)

