DPRD NTB Kritik Lambannya Respons PUPR terhadap Jalan Amblas di Mekarsari, Lombok Tengah

Mataram – Komisi IV DPRD NTB menyoroti kinerja Dinas PUPR NTB yang dinilai lamban dalam menangani jalan provinsi yang amblas di Desa MekarsariKecamatan Praya BaratKabupaten Lombok Tengah. Hingga lebih dari sebulan sejak kejadianbelum ada tindakan konkret dari pihak terkait untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Ketua Komisi IV DPRD NTBHamdan Kasimmenegaskan bahwa PUPR NTB seharusnya lebih cepat dan tanggap dalam merespons kerusakan infrastruktur seperti ini. Ia menilaikelalaian ini bisa berdampak serius terhadap aktivitas dan mobilitas warga yang sehari-hari menggunakan jalan tersebut.

"Kita sudah mengingatkan PUPR agar sigap dan tanggap terhadap kejadian-kejadian seperti ini. Apalagi ini sudah lebih dari sebulan tanpa ada penanganan sama sekali. Ini sangat lambat," ujarnyaSenin (17/3/2025).

Menurut Hamdanpemerintah seharusnya segera mengambil langkah strategisseperti pengalihan arus lalu lintasberkoordinasi dengan kepolisianDinas PerhubunganSatpol PPserta dinas terkait lainnya. Selain itutindakan darurat seperti penambalan atau penimbunan sementara perlu segera dilakukan guna mencegah risiko yang lebih besar bagi masyarakat sekitar.

Ia juga membandingkan respons Dinas PUPR NTB terhadap kasus jalan putus di SekotongLombok Baratyang ditangani dengan cepatsementara jalan amblas di Mekarsari justru dibiarkan tanpa kepastian penanganan.

"Kalau melihat kasus di SekotongPUPR NTB langsung turun tangan. Kok yang ini dibiarkanpadahal statusnya sama-sama jalan provinsi? Ini menjadi pertanyaan besar bagi kami," tegasnya.

Komisi IV DPRD NTB akan memanggil Dinas PUPR NTB jika permasalahan ini terus berlarut-larutterlebih karena saat ini merupakan bulan Ramadandi mana kebutuhan akan akses jalan yang layak semakin tinggi.

"Minimal lakukan timbunan sementara agar mobilitas masyarakat tidak terganggu. Jika masih tidak ada tindakankami akan memanggil PUPR NTB untuk menjelaskan alasan lambannya penanganan," tutupnya.

DiharapkanPUPR NTB segera bertindak sebelum kondisi semakin memburuk dan membahayakan pengguna jalan. (F3)

Ket. Foto:
Ketua Komisi IV DPRD NTB Hamdan Kasim. ()

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

FORNAS VIII NTB Resmi Dibuka, Jadi Ajang Pemanasan Menuju PON 2028 

Mataram – Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII Tahun 2025 resmi dibuka Sabtu malam (26/07/2025) di Mataram. Acara yang meriah dan spektakuler yang menyuguhkan...

Panitia A Kantor Pertanahan Kota Mataram Laksanakan Pemeriksaan Lapangan dalam Rangka Perpanjangan Hak Atas Tanah

Mataram – Kantor Pertanahan Kota Mataram melalui Panitia A melaksanakan kegiatan pemeriksaan lapangan terhadap bidang tanah yang diajukan untuk proses perpanjangan hak atas...

Kebijakan Informasi Satu Pintu, Jangan Jadi Alat Pembatasan Informasi

Mataram - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) akan menerapkan kebijakan informasi satu pintu. Di mana seluruh pernyataan resmi pemerintah harus disalurkan melalui Dinas...

Pemprov NTB Bentuk FKP2KS Tangani Kekerasan Seksual

Mataram - Maraknya kasus kekerasan seksual di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mendorong Gubernur Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal mengambil langkah tegas dengan membentuk...

ICOP 2026: Nusron Serahkan 1.000 Sertipikat Wakaf, Dorong Percepatan Sertipikasi

Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)Nusron Wahidmenyerahkan 1.029 sertipikat tanah wakaf dan 3 Sertipikat Hak Milik (SHM) untuk...