Seorang Bocah Laki-laki Tenggelam di Sungai La Cindo, Polisi Segera Evakuasi Korban

Kota Bima – Seorang anak laki-laki berusia 4 tahun tenggelam di Sungai La Cindo, RT 12 RW 04, Kelurahan Penaraga, Kecamatan Raba, Kota Bima, pada Kamis (2/1/25) sekitar pukul 17.55 WITA.

Personel Polsek Rasanae Timur Polres Bima Kota bersama tim gabungan segera melakukan mengevakuasi. Korban, yang diketahui bernama Umar, warga Kelurahan Penaraga, dilaporkan tenggelam setelah terpeleset saat bermain di sekitar sungai dekat rumahnya.

Kapolres Bima Kota, AKBP Yudha Pranata, S.I.K., S.H., melalui P.s Kasub seksi Pidm Sie Humas, Aipda Nasrun, menyampaikan kronologi kejadian berdasarkan informasi yang diterimanya.

Peristiwa bermula ketika ayah korban membawa Umar ke lokasi sungai untuk memberi makan sapi. Setelah selesai, ayah korban kembali ke rumah untuk mandi, sementara Umar bermain di tepi sungai. Diduga karena kurangnya pengawasan, kaki Umar terpeleset hingga jatuh ke sungai yang arusnya mengarah ke Dam Salo di Kelurahan Penaraga.

Seorang saksi mata bernama Hasan, warga Kelurahan Kendo, yang sedang memancing, melihat kejadian tersebut dan segera meminta pertolongan kepada warga sekitar. Warga pun berusaha menolong korban dengan peralatan seadanya.

Setelah mendapatkan laporan, personel Polsek Rasanae Timur, Bhabinkamtibmas, Babinsa Kelurahan Penaraga, serta tim BPBD Kota Bima dan tim SAR tiba di lokasi sekitar pukul 18.20 WITA. "Korban berhasil dievakuasi dan segera dilarikan ke RSUD Bima," ungkapnya, Jumat, (03/01).

Setibanya di RSUD Bima pukul 19.10 WITA, korban mendapat pertolongan medis. Namun, pada pukul 19.15 WITA, pihak rumah sakit menyatakan Umar meninggal dunia. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka dan tiba sekitar pukul 19.30 WITA.

"Pihak keluarga korban telah menerima musibah ini dengan lapang dada. Orang tua korban menyatakan ikhlas atas meninggalnya putra mereka," tuturnya.

Ia mengingatkan kepada masyarakat terutama agar kejadian tersebut menjadi pembelajaran terutama bagi orang tua agar lebih memperhatikan anak-anak mereka yang bermain di lokasi yang berpotensi membahayakan.

"Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada, terutama dalam mengawasi anak-anak yang bermain di area berbahaya seperti tepi sungai," pungkasnya. (F3)

Ket. Foto:
Korban tenggelam saat dibawa ke RSUD Bima. (Ist)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Kapal Perang Perancis Charles de Gaulle Bersandar di Lombok Barat

Lombok Barat - Kepala Staf Korem 162/Wira Bhakti, Kolonel Inf Wirawan Eko Prasetyo, S.E., M.H., bersama perwakilan Forkopimda Provinsi NTB, secara resmi menyambut kedatangan...

PLN UIW NTB Target 25 Persen Energi Terbarukan pada 2034

Lombok Tengah – PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung transisi energi bersih di Tanah Air, khususnya...

Dirgahayu RI ke-81, PLN UIW NTB Perkuat Keandalan Listrik Tanpa Padam melalui PDKB di Sumbawa

Sumbawa - Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) terus memperkuat keandalan...

Hardiknas 2025, NTB Dorong Anak Muda Berdaya Saing Global

Mataram - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat menggelar Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 yang dipimpin langsung oleh Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad...

PLN Sukses Jaga Kelistrikan Penutupan FORNAS VIII NTB 2025: Meriah, Aman, dan Terang Benderang

Mataram - PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) sukses menjaga keandalan pasokan listrik pada puncak penutupan Festival Olahraga Masyarakat...