Kemendagri Apresiasi Capaian Pembangunan dan Tata Kelola Pemprov NTB

Mataram  – Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Dr. Ir. Restuardy Daud, M.Sc., CGRE, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi NTB Tahun 2026 yang digelar di Hotel Lombok Raya, Mataram, Kamis (16/4).

Dalam moment tersebut, ia mengapresiasi Pemerintah Provinsi NTB atas berbagai capaian pembangunan dmn perbaikan tat kelola deerah.

Dalam sambutannya, Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri menyampaikan bahwa secara umum indikator pembangunan NTB menunjukkan tren yang positif dan menggambarkan keberlanjutan pembangunan yang terjaga dengan baik.

“Kami menyampaikan apresiasi atas inovasi dan terobosan serta berbagai capaian di Provinsi NTB hingga 2025. Data BPS secara umum menunjukkan indikator pembangunan yang positif, yang mengartikan keberlanjutan pembangunan terjaga dengan baik di NTB,” ujarnya.

Sementara itu, pertumbuhan ekonomi daerah dinilai tetap menunjukkan kinerja positif meski fluktuatif. Sektor pertanian masih menjadi andalan dan memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan ke depan. Dari sisi ketenagakerjaan juga menunjukkan kecenderungan yang lebih baik, dengan tingkat pengangguran terbuka NTB lebih rendah dibandingkan nasional. 

Lebih lanjut, Restuardy menegaskan bahwa pemerintah pusat telah menetapkan sasaran pembangunan tahun 2027 yang membutuhkan kerja keras bersama antara pemerintah pusat dan daerah. Target pertumbuhan ekonomi nasional dipatok pada kisaran 6,3–7,5 persen, sementara tingkat pengangguran diharapkan dapat ditekan di bawah 5 persen.

“Kami optimis NTB mampu berkontribusi signifikan, karena saat ini tingkat pengangguran berada di kisaran 3 persen. Namun, penciptaan lapangan kerja formal di atas 40 persen tetap menjadi tantangan yang perlu didorong bersama,” tegasnya.

Selain capaian ekonomi dan sosial, aspek tata kelola pemerintahan NTB juga mendapat sorotan positif, khususnya dalam upaya pencegahan korupsi.

“Kami juga menyampaikan apresiasi bahwa dari aspek tata kelola, peningkatan langkah-langkah pemberantasan korupsi terintegrasi dari hasil MCSP KPK 2025, NTB menunjukkan kinerja yang terus membaik dengan skor 79 poin yang dikontribusikan seluruh OPD, manajemen ASN, pelayanan publik, serta tata kelola anggaran,” ungkapnya.

Di sisi lain, ia mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas ekonomi daerah, terutama terkait pengendalian inflasi dan ketahanan pangan. Pemerintah daerah diminta memastikan ketersediaan pangan lokal, kelancaran rantai pasok, serta pelaksanaan operasi pasar yang terukur.

“Kami titipkan kepada Tim Pengendali Inflasi Daerah agar memastikan ketersediaan pangan, kelancaran distribusi, serta membuka peluang kerja sama antar daerah jika diperlukan,” pesannya.

Menutup arahannya, Dirjen Restuardy menegaskan bahwa Musrenbang tahun ini menjadi momentum penting, mengingat tahun 2027 merupakan periode paruh waktu pelaksanaan RPJMD NTB 2025–2029.

“Kami berharap Musrenbang kali ini mampu menghasilkan perencanaan yang lebih tajam dan memberikan dampak positif, terutama dalam mengakselerasi pencapaian target pembangunan daerah,” pungkasnya. 

Musrenbang  dihadiri langsung oleh Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal dan Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.IP, DPRD NTB,  pimpinan OPD lingkup Pemprov NTB, serta para mitra pembangunan. (F*)

Ket. Foto:

Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Dr. Ir. Restuardy Daud, M.Sc., CGRE, memberikan sambutan DM kegiatan Musrenbang Provinsi NTB 2026. (Ist) 

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Gubernur NTB Luncurkan Gebyar Diskon Pajak Kendaraan Bermotor 2025: Wujud Keberpihakan dan Edukasi Masyarakat

Mataram -  Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) secara resmi meluncurkan program Gebyar Diskon Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahun 2025, sebagai bentuk keberpihakan kepada...

Kasus Pencurian 3 Unit Sepeda Dayung di Pagesangan Barat Terungkap

Mataram - Kasus pencurian tiga unit sepeda dayung yang terjadi di garasi rumah milik IDSA (39) di Lingkungan Pagesangan Barat, Kecamatan Mataram, pada 28...

Kantor Pertanahan Kota Mataram Pastikan Proses Pendampingan Permohonan Pengukuran dari Pengadilan Sesuai Aturan

Mataram – Kantor Pertanahan Kota Mataram melaksanakan kegiatan pendampingan permohonan pengukuran yang berasal dari Pengadilan sebagai bagian dari upaya mendukung penyelesaian perkara pertanahan secara...

Bule Mengamuk di Musala Gili Trawangan, Pengusaha dan Kadus Soroti Literasi Budaya hingga Legalitas Visa

Lombok Utara – Peristiwa seorang warga negara asing (WNA) asal Selandia Baru yang mengamuk di musala di Gili Trawangan, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara,...

Lapas Lombok Barat Pastikan Penyandang Disabilitas Terlayani Dengan Baik

Lombok Barat - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lombok Barat, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan NTB, memastikan setiap pengunjung dan keluarga warga binaan mendapat...