Pemprov NTB–DJKN Balinusra Teken MoU, Perkuat Tata Kelola Aset dan Penyelesaian Piutang Daerah

Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memperkuat sinergi dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Bali dan Nusa Tenggara (Balinusra) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Gedung Kanwil DJKN Bali-Nusra, Kamis (12/2/2026).

Kerja sama ini difokuskan pada peningkatan tata kelola barang milik daerah (BMD) dan percepatan penyelesaian piutang daerah. Langkah tersebut dinilai strategis untuk menghadapi tren penurunan Transfer ke Daerah (TKD) sekaligus memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan perlunya perubahan paradigma dalam pengelolaan aset daerah. Menurutnya, aset tidak lagi dipandang sebagai beban biaya, melainkan sebagai potensi sumber penerimaan.

“Logika aset ini kan pemanfaatan, bukan pemeliharaan. Jadi harusnya tidak jadi cost center, tetapi jadi profit center. Kita ingin shifting ke paradigma baru bahwa aset itu dikelola semaksimal mungkin untuk membantu menaikkan PAD,” ujarnya.

Miq Iqbal mengungkapkan, Pemprov NTB saat ini mengelola sekitar 1.700 persil tanah dengan estimasi nilai mencapai puluhan triliun rupiah. Namun, optimalisasi pemanfaatan aset masih menghadapi kendala pada akurasi data dan keterbatasan penilaian (appraisal).

“Kekhawatiran kami adalah keinginan kami untuk melakukan pemanfaatan aset, tapi data kami parah dan appraisal kami lemah. Kami khawatir kalau melompat ke pemanfaatan nanti akhirnya memanfaatkan undervalue,” katanya.

Untuk memperkuat tata kelola tersebut, Pemprov NTB telah menyiapkan 19 pejabat fungsional penilai yang akan mendapatkan pendampingan teknis dari DJKN.

Sementara itu, Kepala Kanwil DJKN Bali-Nusra, Sudarsono, menyatakan pihaknya siap mendukung penyelesaian piutang daerah yang selama ini kerap menjadi temuan dalam audit laporan keuangan pemerintah daerah.

“Piutang daerah itu kalau ada di LKPD akan mengganggu laporan keuangan daerah Bapak, yang biasanya menjadi temuan BPK. Kami siap untuk menyelesaikannya setelah ini diurus oleh Pemprov secara maksimal dan mentok, limpahkan ke kami, kami akan proses melalui KPKNL,” jelasnya.

Saat ini, sebanyak 34 berkas piutang dengan nilai sekitar Rp11 miliar tengah diproses di KPKNL Mataram.

Selain dukungan tata kelola aset dan piutang, DJKN juga menawarkan kolaborasi penilaian sumber daya alam untuk pengembangan pasar karbon melalui IDX Karbon. Tak hanya itu, DJKN membuka peluang skema pembiayaan kreatif melalui PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) untuk proyek infrastruktur publik berbasis Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). (F3)

Ket. Foto: Kegiatan Penandatangan MoU Perjanjian Kerja Sama antara Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memperkuat sinergi dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Bali dan Nusa Tenggara. (Ist)

Sumber : Diskominfotik NTB.

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Kapolda NTB Bersama Gubernur Cek Arus Mudik di Bandara Internasional ZAM

Mataram — Kapolda NTB Irjen Pol. Edy Murbowo, S.I.K., M.Si. bersama Gubernur NTB dan jajaran Forkopimda NTB, Minggu (15/3/2026), turun langsung memantau arus mudik...

PLN Gelar Simulasi Zero Down Time Jelang MotoGP Mandalika 2025

Lombok Tengah – Empat hari menjelang perhelatan MotoGP Mandalika 2025, PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) melaksanakan simulasi...

Residivis Pencurian di Lombok Barat Kembali Ditangkap Usai Jambret Mahasiswi

Mataram, 31 Januari 2025 – Seorang residivis pencurian berinisial S (21), warga Lombok Barat, kembali berurusan dengan hukum setelah ditangkap Tim Resmob Polresta Mataram...

WASPADA: Bayi Anda Demam? Kenali Berbagai Penyebabnya, dari Infeksi Hingga Efek Imunisasi

Mataram - Kepanikan seringkali melanda orang tua ketika mendapati dahi si kecil terasa panas. Demam pada bayi memang menjadi salah satu kekhawatiran terbesar, karena...

Bupati dan Wakil Bupati Lobar Sidak Pasar untuk Menjaga Stabilitas Harga saat Ramadhan 

Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) dan Wakil Bupati Hj. Nurul Adha bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah Kabupaten Lombok Barat menggelar Sidak...