Ketua DPRD NTB Sampaikan Duka Mendalam Tewasnya WNA Brasil di Rinjani,  Desak Pemprov Perkuat Perlindungan dan Keamanan Wisatawan

Mataram – Ketua DPRD NTB Baiq Isvie Rupaeda menyampaikan duka mendalam atas insiden meninggalnya seorang turis ada Brasil, Juliana Marins,  karena kecelakaan saat mendaki Gunung Rinjani di Kabupaten Lombok Timur pada Sabtu, (21/6). 

Juliana terjatuh ke jurang sedalam sekitar 400 meter di jalur menuju Puncak Rinjani, dekat area danau kawah, saat mendaki bersama seorang pemandu dan lima pendaki lainnya.

“Kami menyampaikan duka yang mendalam atas insiden ini,” ujarnya pada media, Minggu malam (29/6)

Baiq Isvie juga menyampaikan apresiasi terhadap kinerja semua pihak yang turut terlibat aktif untuk membantu proses pencarian dan evakuasi Juliana. Kendati, tim evakuasi sempat mengalami kendala cuaca buruk, termasuk kabut tebal dan badai. 

Meski begitu, lokasi Juliana baru berhasil ditemukan pada Senin (23/6) di kedalaman sekitar 400 meter. 

“Atas nama pimpinan DPRD NTB kami berterima kasih pada Tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI/Polri, Pemprov NTB, Dokter Forensik RS Mandara Bali, serta dua pendaki profesional menggunakan helikopter dan drone thermal untuk mencari korban hingga diketemukan,” ujar Isvie Rupaeda.

Isvie membenarkan, bahwa selama proses pencarian, warganet Brasil mendesak pemerintah Indonesia untuk mempercepat upaya penyelamatan melalui media sosial, mengungkapkan kekhawatiran atas keselamatan Juliana.

Untuk itu, pihaknya menyampaikan permohonan maaf lembaga DPRD NTB pada Presiden dan pemerintah, serta masyarakat Brasil atas insiden tewasnya Juliana tersebut. 

“Semoga ini menjadi pembelajaran buat kita untuk menata lebih baik lagi tempat wisata kita yang kini menjadi perhatian masyarakat, baik nasional maupun internasional,” katanya. 

Lebih lanjut dikatakannya bahwa atas adanya kejadian ini, DPRD akan meminta Pemprov setempat untuk lebih meningkatkan upaya perlindungan dan keamanan bagi setiap wisatawan yang berkunjung ke NTB. 

Selanjutnya, mempersiapkan keberadaan Tim SAR yang terlatih yang terus siaga jika dibutuhkan denga cepat. 

“Untuk wisatawan yang ke Gunung Rinjani agar juga lebih berhati-hati dan memperhatikan kondisi dan cuaca Gunung Rinjani setiap harinya. Termasuk, jajaran Pemprov dan Pemkab juga harus berkolaborasi untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan selama berada di NTB,” jelas Isvie.  (F3)

Ket. Foto:

Ketua DPRD NTB, Hj. Baiq Isvie Rupaeda. ()

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Kebijakan Informasi Satu Pintu, Jangan Jadi Alat Pembatasan Informasi

Mataram - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) akan menerapkan kebijakan informasi satu pintu. Di mana seluruh pernyataan resmi pemerintah harus disalurkan melalui Dinas...

Safari Ramadhan, Bupati LAZ : Menteri Desa dan PDT akan Mendukung Program Sejahtera dari Desa

Lombok Barat - Bupati Lobar H.Lalu Ahmad Zaini (LAZ) dan Wakil Bupati Hj. Nurul Adha terus bergerak cepat dalam memajukan Lombok Barat. Terbaru Bupati...

HUT ke-81 RI, Kombes Pol Dewa Wijaya : Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kerja Nyata 

, Jakarta – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk kembali menguatkan semangat kebangsaan. Kombes Pol. Dr. I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya,...

Komisi IV DPRD NTB Minta Kapal Laut dan Jalan Provinsi Dipastikan Aman Jelang Mudik Lebaran

Mataram - Komisi IV DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB) memberi perhatian serius terhadap kesiapan transportasi dan infrastruktur menjelang arus mudik Lebaran tahun ini. Pengawasan...

Kantah Kota Mataram Laksanakan Pertimbangan Teknis di Dasan Cermen

Mataram — Kantor Pertanahan Kota Mataram melaksanakan kegiatan Pertimbangan Teknis Berusaha yang berlokasi di Kelurahan Dasan Cermen. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung...