Lombok Barat – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) terus memperkuat keandalan sistem kelistrikan Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah pemeliharaan preventif kubikel Penyulang Sekotong di Gardu Induk (GI) JeranjangLombok Baratsebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan listrik bagi masyarakat.
Kegiatan pemeliharaan ini dilaksanakan oleh Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) NTB dengan fokus pada pengujian dan perawatan peralatan utama sistem distribusi. Kubikel Penyulang Sekotong merupakan salah satu infrastruktur vital yang menopang keandalan pasokan listrik di wilayah Lombok Barat dan sekitarnya.
Adapun rangkaian pekerjaan meliputi pengujian tahanan isolasipengujian tahanan kontakpengujian keserempakanserta pembersihan Pemutus Tenaga (PMT). Seluruh pekerjaan dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan mengedepankan aspek keselamatan kerja untuk memastikan keandalan peralatan dalam kondisi optimal.
Manager UP2D NTBFaris Fitriantomenjelaskan bahwa pemeliharaan preventif ini merupakan bagian dari strategi PLN dalam mengantisipasi potensi gangguankhususnya pada periode Ramadan yang memiliki karakteristik beban khusus. “Kami memastikan seluruh peralatan distribusi dalam kondisi prima agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman tanpa gangguan listrik,” ujar Faris.
General Manager PLN UIW NTBSri Heny Purwantimenegaskan bahwa keandalan listrik selama Ramadan menjadi prioritas utama perusahaan. Menurutnyastabilitas pasokan listrik merupakan elemen penting dalam mendukung aktivitas ibadahsosialdan ekonomi masyarakat. “PLN UIW NTB berkomitmen menghadirkan Ramadan yang nyaman tanpa kedip melalui penguatan infrastrukturpemeliharaan intensifserta kesiapsiagaan personel di seluruh lini,” kata Sri Heny.
Sri Heny menambahkan bahwa PLN telah menyiapkan langkah-langkah strategis secara menyeluruhmulai dari penguatan jaringan transmisi dan distribusikesiapan pembangkithingga pemantauan sistem secara real time. “Kami ingin memastikan masyarakat tidak hanya merasakan listrik yang andaltetapi juga layanan yang responsif dan berkualitas,” tambahnya.
Selain pemeliharaan rutinPLN UIW NTB juga melakukan pemantauan sistem secara berkala dan kesiapsiagaan petugas selama 24 jam untuk mengantisipasi potensi gangguan. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik di momen-momen krusial seperti waktu sahur dan berbuka puasa.
PLN UIW NTB juga terus mendorong pemanfaatan teknologi digital melalui aplikasi PLN Mobile untuk memudahkan pelanggan dalam mengakses layanan dan melaporkan gangguan. Dengan transformasi layanan iniPLN berharap dapat memberikan pengalaman pelanggan yang semakin cepatmudahdan andal.
Melalui langkah proaktif iniPLN UIW NTB menegaskan perannya sebagai tulang punggung ketenagalistrikan di Nusa Tenggara Baratsekaligus mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah. PLN siap menjaga terang Ramadan agar masyarakat dapat beribadah dengan khusyuk dan beraktivitas tanpa hambatan. (F*)
Ket. Foto: Petugas PLN UIW NTB melakukan pemeliharaan preventif kubikel Penyulang Sekotong di Gardu Induk (GI) JeranjangLombok Barat. (Ist)

