PLN Perkuat Penerapan ESG, Wujudkan Komitmen Energi Hijau Berkelanjutan di NTB

Lombok Utara — PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) terus memperkuat komitmennya terhadap prinsip EnvironmentalSocialand Governance (ESG) sebagai fondasi utama menuju sistem ketenagalistrikan hijau dan berkelanjutan. Komitmen ini diwujudkan melalui kegiatan pembinaan dan evaluasi pengelolaan lingkungan di Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) SantongLombok Utara.

Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara PLN Unit Pelaksana Pembangkitan (UPK) Lombok dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi NTB. Tujuannya untuk memastikan seluruh proses operasional pembangkit berjalan sesuai dengan prinsip keberlanjutan dan peraturan lingkungan yang berlaku.

PLTMH Santong merupakan salah satu pembangkit energi bersih andalan PLN di NTB dengan kapasitas terpasang sebesar 1 megawatt (MW). Sejak beroperasi pada 2014pembangkit ini telah menyalurkan listrik bagi sekitar 1.000 kepala keluarga di Lombok Utaradengan produksi energi bersih mencapai 3.350 megawatt hour (MWh) per tahun. Pembangkit ini menjadi bukti bahwa energi terbarukan mampu menghadirkan manfaat ekonomi sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem.

Manager PLN UPK LombokAnton Wibisonomenjelaskan bahwa kegiatan pembinaan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan PLN untuk meningkatkan kinerja lingkungan di seluruh unit pembangkittermasuk yang berbasis energi baru terbarukan. “Penerapan ESG bukan sekadar jargon bagi PLN. Kami memastikan setiap unit pembangkittermasuk PLTMH Santongmenerapkan tata kelola lingkungan yang baikamandan sesuai ketentuan,” ujar Anton.

Dalam kegiatan tersebuttim DLHK NTB melakukan pembinaan dan verifikasi terhadap aspek pengelolaan lingkungan yang mencakup kepatuhan administratifkesiapan fasilitas pendukungserta sistem pengawasan operasional. Hasil kegiatan ini menjadi dorongan bagi PLN untuk terus menjaga kualitas pengelolaan lingkungan yang transparan dan berintegritas.

General Manager PLN UIW NTBSri Heny Purwantimenegaskan bahwa penguatan penerapan ESG merupakan langkah strategis dalam mendukung transisi energi nasional dan peningkatan kepercayaan publik terhadap PLN sebagai perusahaan energi yang berkelanjutan. “PLN tidak hanya fokus pada keandalan pasokan listriktetapi juga pada keberlanjutan operasionalnya. Melalui penerapan ESGkami memastikan setiap kilowatt listrik yang dihasilkan memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” ungkap Sri Heny.

Hingga saat iniPLN UIW NTB mengelola 19 unit pembangkit energi baru terbarukan (EBT) dengan total kapasitas 37,604 megawatt (MW)terdiri dari 43,8 persen PLTMH dan 56,2 persen PLTS. Kontribusi EBT terhadap bauran energi di NTB telah mencapai 4,8 persendengan rata-rata produksi sebesar 13,61 gigawatt hour (GWh) per bulan.

PLN menargetkan peningkatan porsi EBT di NTB menjadi 10,8 hingga 20 persen dalam lima tahun ke depandan mencapai 25,13 persen pada tahun 2034. Langkah ini menjadi bukti komitmen PLN dalam mendukung agenda nasional Net Zero Emission 2060 dan memperkuat posisi NTB sebagai salah satu provinsi percontohan energi hijau di Indonesia. (F*)

Ket. Foto ;

Mesin pembangkit tenaga listrik PLTMH Santong. (Ist)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Berbagi Berkah Ramadhan, Forum Wartawan Parlemen Berbagi Takjil

Mataram - Forum Wartawan Parlemen (FWP) NTB menggelar kegiatan Berbagi Takjil di depan kantor DPRD NTBKamis sore (20/3/25).Acara yang dimulai pukul 16.00 WITA ini...

Konflik Timur Tengah Makin Memanas, PMI dan Jamaah Umroh NTB Dipastikan Aman

Mataram - Di tengah meningkatnya tensi konflik antara IranAmerika Serikatdan IsraelPemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat memastikan seluruh warga NTB yang berada di kawasan Timur...

Kemenag NTB Perkuat Toleransi, Tebarkan Kebaikan melalui Safari Ramadhan

Mataram - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Safari Ramadan 1446 H pada 11 Maret 2025 di Kota...

NTB Segera Bangun Jalan Tol,  Wujudkan Pemerataan Pembangunan Hingga Konektifitas Ekonomi dan Wisata 

Mataram – Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) segera memiliki  jalan tol pertama yang akan menghubungkan Pelabuhan Lembar di Lombok Barat hingga Pelabuhan Kayangan di...

Ketua DPRD NTB Dorong Banjir Sumatra Ditetapkan sebagai Bencana Nasional

Mataram – Ketua DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB)Hj. Baiq Isvie Rupaedamendorong Pemerintah Pusat agar menetapkan bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra...