Hari Pelanggan Nasional, PLN Jaga Senyum Pelanggan Lewat Keandalan Peralatan Transmisi dan Gardu Induk

Mataram – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Barat (NTB) terus mengukuhkan perannya dalam menjaga keandalan listrik demi menunjang kehidupan masyarakat dan roda perekonomian daerah. Melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Mataram, PLN melaksanakan pemeliharaan rutin dan terukur pada jaringan transmisi serta gardu induk yang menjadi infrastruktur vital kelistrikan di NTB.

Sebagai tulang punggung sistem kelistrikan, jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) menjadi prioritas pemeliharaan. Tercatat PLN mengelola 544,6 kilometer sirkuit (kms) jaringan transmisi di Pulau Lombok dan 752,8 kms di sistem Tambora yang meliputi Pulau Sumbawa. Jaringan ini dijaga melalui inspeksi berkala, perbaikan peralatan, hingga pengujian sistem untuk memastikan pasokan listrik selalu andal.

Selain itu, keandalan listrik NTB juga ditopang oleh 26 Gardu Induk (GI) yang tersebar di dua pulau besar. Sebanyak 13 GI berada di Pulau Lombok dan 13 GI lainnya berada di Pulau Sumbawa hingga Bima. Pemeliharaan gardu induk mencakup pengecekan sistem proteksi, kalibrasi peralatan, hingga pembersihan komponen agar seluruh sistem bekerja optimal.

Hingga per 31 Agustus 2025, PLN UIW NTB telah melayani lebih dari dua juta pelanggan, tepatnya 2.044.615 pelanggan, yang terdiri dari 1.949.665 pelanggan rumah tangga, 49.829 pelanggan bisnis, 803 pelanggan industri dan selebihnya adalah pelanggan sosial dan pemerintah. Listrik yang andal menjadi fondasi penting untuk menopang pertumbuhan ekonomi, aktivitas masyarakat, serta keberlangsungan layanan publik di NTB.

General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menegaskan bahwa perjuangan PLN menjaga keandalan listrik adalah wujud pelayanan kepada masyarakat. “Kami sadar listrik bukan sekadar aliran energi, melainkan denyut kehidupan. Di balik cahaya yang tetap menyala, ada ribuan tenaga PLN yang bekerja siang dan malam, bahkan dalam cuaca ekstrem, untuk memastikan masyarakat NTB tidak kehilangan akses energi,” ujar Sri Heny, dalam keterangannya, Rabu, (10/9).

Manajer PLN UPT Mataram, Anung Hermawan, menambahkan bahwa setiap langkah pemeliharaan adalah bukti dedikasi insan PLN di lapangan. “Kami siaga 24 jam untuk menjaga agar listrik tetap menyala. Setiap kilometer jaringan dan setiap gardu induk yang kami rawat adalah wujud pengabdian kami agar aktivitas masyarakat dan perekonomian NTB tidak terganggu,” jelas Anung.

Lebih lanjut, Sri Heny menekankan kontribusi PLN dalam mendukung pembangunan daerah. “Keandalan listrik di NTB adalah fondasi bagi tumbuhnya sektor pariwisata, berkembangnya UMKM, hingga berjalannya industri. Kami ingin masyarakat merasakan bahwa PLN hadir bukan hanya sebagai penyedia energi, tetapi juga mitra pembangunan,” tambahnya.

Dengan kesiapan infrastruktur yang terjaga, kerja keras petugas di lapangan, serta dukungan seluruh pelanggan, PLN UIW NTB optimistis dapat terus memberikan pelayanan terbaik. PLN berkomitmen untuk menghadirkan pasokan listrik yang andal, berkualitas, dan berkelanjutan demi kemajuan masyarakat dan pembangunan daerah di Nusa Tenggara Barat. (F3)

Ket. Foto:

Petugas PLN melakukan pemeliharaan listrik, mewujudkan pelayanan listrik yang andal bagi masyarakat. (Ist)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Team Building Perkuat Koordinasi dan Mantapkan Mental Aparatur Pemprov NTB

Mataram - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar kegiatan Team Building selama dua hari di Korem 162/Wira Bhakti, mulai Jumat (28/11/2025). Kegiatan ini digelar...

Bupati LAZ: MBG Dorong Ekonomi Lokal dan Cegah Stunting

Lombok Barat - Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menggelar Rapat Koordinasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terkait pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Ruang...

Pemprov Apresiasi Tagana NTB atas Kiprahnya saat Bencana 

Mataram - Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal memberikan pembekalan kepada Taruna Siaga Bencana Provinsi NTB di momen Ulang Tahun Tagana ke 22 di RTH...

Ketua PMI Lobar Terpilih Haris Karnaen Bertekad Kembalikan Fungsi Relawan

Lombok Barat - Ketua Terpilih Palang Merah Indonesia (PMI) Lombok Barat Haris Karnaen mengaku akan mengembalikan tugas dan bukan fungsi relawan sebagai mestinya setelah...

BPK RI Temukan Masalah Pengelolaan Keuangan di RSUD dan Dikbud NTB, Anggota Komisi V DPRD Desak Pemprov Segera Tindaklanjuti

Mataram - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia mengungkap sejumlah temuan  terkait pengelolaan keuangan di lingkup Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), khususnya pada...