BBPOM Mataram Gencarkan Edukasi Keamanan Pangan Lewat Bimtek Komunitas Pasar

Mataram – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan di tingkat akar rumputBalai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram menggelar Bimbingan Teknis dan Penyuluhan bagi komunitas pasar tradisional di Kota Mataram. Kegiatan ini menjadi bagian dari Program Prioritas Nasional (Pro PN) Keamanan Pangan tahun 2025 dan menyasar 50 peserta dari berbagai elemen pasartermasuk pengelola pasarpaguyuban pedaganghingga pedagang sayur keliling.

Kepala BBPOM di MataramYosef Dwi Irwanmenegaskan pentingnya peran pasar tradisional dalam menjaga kualitas pangan. “Pasar tradisional bukan hanya pusat ekonomi rakyattapi juga garda depan dalam rantai distribusi pangan. Karena itukeamanan dan mutu pangan yang dijual di sana harus benar-benar dijaga,” ujarnya.

Yosef mengungkapkanbahwa hasil pengawasan masih menunjukkan adanya temuan bahan berbahaya dalam panganseperti Boraks dalam kerupuk terigu dan mie basah. “Konsumsi bahan berbahaya seperti Boraks dan Formalin dalam jangka panjang dapat menyebabkan gangguan serius pada hati dan ginjal,” jelasnya.

Melalui Program Pasar Aman Berbasis Komunitas (PPABK) yang telah dilaksanakan sejak 2014BBPOM mendorong pemberdayaan komunitas pasar untuk ikut serta dalam pengawasan pangan secara mandiri. Hingga 2024sebanyak 22 pasar di NTB telah diintervensitermasuk lima pasar di Kota Mataram. Tahun inigiliran Pasar Perumnas yang menjadi fokus.

Sebagai bentuk inovasiBBPOM juga memperkenalkan kader GASPAMAN (Keluarga Sadar Pangan Aman)yang merekrut pedagang sayur keliling sebagai agen penyampai informasi keamanan pangan hingga ke rumah tangga. “GASPAMAN adalah jembatan informasi yang sangat efektif karena langsung menyentuh konsumen di level paling dasar,” kata Yosef saat menyerahkan simbolis rompi dan materi edukasi kepada 10 kader baru GASPAMAN tahun 2025.

Kegiatan ini juga menghadirkan sesi interaktif edukasi yang disampaikan langsung oleh narasumber dari BBPOM di Mataram. Materi yang dibawakan mencakup pengenalan PPABKciri-ciri pangan berbahayaedukasi keamanan pangan (Cek KLIK)dan lima kunci keamanan pangan di sarana peredaran. Untuk mengukur efektivitaspeserta mengikuti pre-test dan post-test selama kegiatan berlangsung.

Dengan kolaborasi erat antara BBPOMpemerintah daerahdan pelaku pasarYosef optimis pasar tradisional dapat menjadi tempat yang tidak hanya nyaman dan bersihtetapi juga menjamin keamanan pangan bagi seluruh masyarakat. (F3)

Ket. Foto:
Kepala BBPOM di MataramYosef Dwi Irwan (tengah)saat memberikan materi dalam kegiatan bimtek bagi komunitas pasar di Kota Mataram. (Ist)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Berkas Kasus Dugaan TPKS WNA di Lombok Tak Kunjung P-21, Pengacara Buka Suara

Mataram - Kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) dengan terlapor WNA berinisial RMS (73) asal Selandia Baru disebut belum kunjung masuk tahap P-21....

Danrem 162/Wira Bhakti Berikan Penghargaan Umroh Gratis kepada Dua Babinsa Terbaik

Mataram - Dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-64 Korem 162/Wira BhaktiKomandan Korem 162/Wira BhaktiBrigjen TNI Agus BhaktiS.I.P.M.I.P.M.Han.memberikan penghargaan berupa umroh gratis kepada dua Bintara...

Paripurna DPRD, Wabup UNA : RPJMD 2025-2029 Untuk Kesejahteraan Masyarakat

Lombok Barat - Pemerintah Kabupaten Lombok Barat secara resmi menyerahkan draf Raperda Pertanggungjawaban APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Tahun 2024 dan Raperda RPJMD...

Kompetisi KRISTAL 2026, Ruang Inovasi bagi ASN Muda Kementerian ATR/BPN

Jakarta - Ratusan aparatur sipil negara (ASN) muda di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mendapat ruang yang lebih luas untuk...

Gubernur NTB Tegaskan Komitmen Bangun Pariwisata Teluk Ekas, Klarifikasi Polemik Video Bupati Lotim

Mataram - Gubernur Nusa Tenggara BaratDr. H. L. Muhamad Iqbalmenegaskan kembali komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam pengembangan sektor pariwisatakhususnya di kawasan Teluk EkasLombok Timur....