Mataram – Kabar baik bagi wartawan muda di Nusa Tenggara Barat. Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) bekerja sama dengan Solopos Institute akan menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Muda secara gratis.
Program ini bertujuan meningkatkan kompetensiprofesionalismedan kualitas wartawan muda. Selain itukegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas jurnalistik di era digital.
Ketua SMSI NTBH. Abdus SyukurMHmengatakan kompetensi wartawan menjadi kebutuhan penting di tengah derasnya arus informasi. Menurutnyawartawan tidak cukup hanya bekerja cepat. Wartawan juga harus menjunjung tinggi akurasiverifikasiindependensidan kode etik jurnalistik.
Melalui kerja sama tersebutpeserta yang lolos seleksi dapat mengikuti UKW tanpa biaya. Program ini diharapkan membuka kesempatan lebih luas bagi wartawan muda yang selama ini terkendala biaya.
Selain meningkatkan kapasitasUKW juga menjadi sarana untuk memastikan wartawan memahami tanggung jawab profesinya. Wartawan dituntut menyampaikan informasi yang benarberimbangdan bermanfaat bagi masyarakat.
Ketua Panitia UKW SMSI–Solopos InstituteI Made Sanakumaramenegaskan seluruh biaya pelaksanaan UKW akan ditanggung panitia dan penyelenggara. Peserta tidak dikenakan biaya pendaftaran maupun biaya pelaksanaan uji kompetensi.
MenurutnyaUKW gratis merupakan bentuk dukungan nyata bagi wartawan muda untuk meningkatkan kualitas diri dan profesionalisme.
“Kami ingin memberi kesempatan seluas-luasnya kepada wartawan muda untuk meningkatkan kompetensinya. Karena ituseluruh biaya UKW ditanggung penyelenggara,” ujarnya.
Ia berharap program tersebut dapat melahirkan lebih banyak wartawan kompeten yang memahami kode etikbekerja profesionaldan menghasilkan karya jurnalistik berkualitas.
Peserta yang lulus akan memperoleh sertifikat kompetensi. Selain itumereka juga mendapatkan pengalaman dan pembelajaran yang dapat memperkuat kapasitas dalam menjalankan profesi jurnalistik.
Program UKW Muda gratis ini mendapat respons positif dari kalangan media. Kegiatan tersebut dinilai dapat mendorong peningkatan kualitas jurnalisme nasional. Di tengah maraknya informasi yang belum terverifikasi di ruang digitalkeberadaan wartawan yang kompeten menjadi salah satu kunci menjaga kualitas informasi publik.
Program ini juga menunjukkan komitmen SMSI dan Solopos Institute dalam memperkuat ekosistem pers yang profesionalindependendan berintegritas. Dengan semakin banyak wartawan yang tersertifikasi kompetenkualitas pemberitaan media siber diharapkan semakin baik dan semakin dipercaya masyarakat. (red)
Ket. Foto:
Kiri-kanan: Ketua SMSI NTBH. Abdus SyukurMH dan Ketua Panitia UKW, I Made Sanakumara. (Ist)

