Tinjau Jalan Rusak di Jembatan Tempos–Banyu Urip, Abdul Hadi Dorong Perbaikan Total Sebelum Masa Uji Berakhir

Lombok Barat – Anggota Komisi V DPR RI Dapil NTB 2 (Lombok), H. Abdul Hadi, turun langsung meninjau kondisi jalan di Jembatan penghubung Desa Tempos dan Desa Banyu Urip, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, Senin (20/04/2026). Kunjungan tersebut dilakukan menyusul kerusakan badan jalan akibat luapan Sungai Dodokan yang sempat menggenangi kawasan itu beberapa waktu lalu.

Abdul Hadi menegaskan, penanganan harus segera dilakukan mengingat proyek tersebut masih dalam masa uji hingga Desember 2026. Menurutnya, tingginya debit air menyebabkan luapan hingga ke badan jalan dan merusak struktur tanah di bawahnya. Air masuk ke rongga-rongga tanah dan melemahkan daya dukung jalan.

“Penyebab utamanya adalah air yang cukup besar yang meluap, dan masuk ke rongga-rongga tanah yang mendobrak pertahanan jalan itu,” jelasnya.

Ia menyebutkan, kerusakan yang terjadi diperkirakan sepanjang 20 hingga 30 meter. Selain itu, kondisi tebing di sekitar lokasi juga dinilai sudah tidak cukup kuat menahan tekanan air sehingga membutuhkan penanganan serius.

“Yang rusak ini kisarannya dari 20 sampai 30 meter, tapi kelihatan dari tebingnya ini sudah tidak kuat,” ujar politisi PKS itu.

Abdul Hadi menekankan pentingnya perbaikan menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam. Ia khawatir, jika hanya dilakukan perbaikan sementara, kerusakan serupa akan kembali terjadi ketika debit air dari hulu meningkat.
“Daripada tambal sulam, lebih baik sekalian saja memperkuat ini dalam sekali kerja,” tegasnya.

Secara kewenangan, penanganan awal dan perbaikan jalan menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Namun, ia memastikan akan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Balai Jalan, agar proses perbaikan dapat berjalan cepat dan tuntas.

“Kami bisa mengkomunikasikan dengan Balai Jalan, mereka siap memperbaiki jalan ini, dan ini menjadi kewenangan Lombok Barat yang akan selesaikan,” katanya.

Ia juga mengungkapkan, berdasarkan informasi dari Kepala Desa Tempos, Pemerintah Lombok Barat telah menyatakan kesiapan untuk melakukan perbaikan. Diharapkan, setelah penanganan awal rampung, perbaikan lanjutan dapat dilakukan Balai Jalan sebelum masa uji proyek berakhir pada Desember 2026.

Kepala Satuan Kerja PJN I NTB, Herlambang, yang turut hadir dalam peninjauan itu menyampaikan, langkah awal yang akan dilakukan adalah observasi lapangan secara detail dan koordinasi dengan Pemerintah Lombok Barat guna menyusun estimasi teknis pengerjaan.

“Kita lihat ke sananya seperti apa dan ke sininya seperti apa. Kalau perlu dibongkar ya harus dibongkar juga, supaya tidak terulang lagi saat ada luapan air,” ungkapnya.

Ia menegaskan, kerusakan yang terjadi bukan pada struktur jembatan, melainkan pada badan jalan yang tidak mampu menahan derasnya arus dan volume air yang melimpah hingga mendekati area jembatan.

“Ini jalan, jadi air itu melimpah tidak hanya ke orbit jembatan saja tapi sampai ke badan jalan,” jelasnya.

Terkait anggaran, diperkirakan Pemerintah Lombok Barat perlu
menyiapkan dana sekitar Rp100 juta untuk penanganan awal. Selanjutnya, tanggung jawab perbaikan lanjutan menjadi tanggung jawab pihaknya.

Peninjauan ini diharapkan menjadi langkah percepatan agar akses penghubung Tempos – Banyu Urip kembali aman dilalui masyarakat dan tidak lagi terdampak setiap kali terjadi peningkatan debit air Sungai Dodokan. (F*)

Ket. Foto:
Anggota Komisi V DPR RI Dapil NTB 2 (Lombok), H. Abdul Hadi, saat meninjau kondisi jalan Jembatan penghubung Tempos – Banyu Urip, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. (/fit)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Awal 2026, Pelabuhan Gili Mas Disinggahi Kapal Pesiar Terbesar Dunia

Lombok Barat — Pelabuhan Gili Mas, Lembar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), mencatat tonggak penting dalam pengembangan pariwisata bahari. Kapal pesiar raksasa Ovation...

Proyek RS Mandalika Molor, DPRD NTB Geram dan Ancam Putus Kontrak

Lombok Tengah - Proyek pembangunan Rumah Sakit (RS) Mandalika di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, kembali menjadi sorotan. Hingga 10 Maret 2025, progres fisik...

Tingkatkan Layanan EV, PLN Luncurkan Home Charging Services Versi Terbaru

Surabaya - PT PLN (Persero) resmi meluncurkan _Home Charging Services_ (HCS) Ultima sebagai versi terbaru dari layanan pengisian daya kendaraan listrik (EV) di rumah....

Gubernur NTB Pastikan RS Manambai Abdulkadir ke Tipe B Rampung Akhir 2025

Sumbawa Besar -  Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. Lalu Muhamad Iqbal, meninjau langsung progres pembangunan tambahan ruangan dan fasilitas di Rumah Sakit Umum...

Kesalahpahaman di Jalan Picu Keributan Antarwarga di Pagutan, Polisi Amankan Enam Terduga dan Tempuh Mediasi

Mataram – Kericuhan antar warga sempat terjadi di wilayah Pagutan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram, Minggu malam (22/03/2026). Insiden tersebut dipicu kesalahpahaman di jalan raya...