Jakarta – Di tengah momen mudik Lebaranmasyarakat tetap bisa memantau proses pengurusan tanah tanpa harus datang ke Kantor Pertanahan (Kantah). Melalui aplikasi Sentuh Tanahkumasyarakat dapat memastikan proses pemberkasan layanan pertanahan hanya dari genggaman tangankapan saja dan di mana saja.
Kemudahan dari layanan publik yang terus berkembang ke ranah digital ini masih belum banyak dimanfaatkan. Masih ada warga yang memilih datang langsung ke Kantah hanya untuk memastikan berkas yang diajukan sudah selesai diproses atau belum. Padahalaplikasi Sentuh Tanahku dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) sudah lama hadir.
Sentuh Tanahku bukan hanya untuk memantau perkembangan proses pengurusan tanah secara daringaplikasi ini pun bisa digunakan untuk memastikan tanah yang dimiliki sudah benar terdaftar dan terpetakan. Saat sedang bertransaksi jual beli tanahdari aplikasi ini juga bisa dilakukan pemeriksaan keaslian suatu sertipikat jika sudah berbentuk Sertipikat Elektronik.
“Dengan Sertipikat Elektronik inikita telah meng-combine-nya dengan Sentuh Tanahku. Tanah kita atau tanah orang lain juga bisa dicek. Jadi kalau ada orang mengaku-ngaku tanah miliknya atau ingin memeriksa apakah sertipikat asli atau palsusemuanya bisa dicek melalui Sentuh Tanahku,” jelas Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPNOssy Dermawan dilansir dari Newsroom Take OverMetro TV pada 25 November 2025.
Sentuh Tanahku kini telah dikenal secara bertahap oleh masyarakat. Fitriawarga Jakarta Barattermasuk salah satunya. Ia baru pertama kali mengunduh Sentuh Tanahku saat tengah mengurus dokumen pertanahannya. Pengalaman pertamanya langsung membuka pandangannya.
“Sangat terbantu. Kita tidak perlu bolak-balik ke BPN untuk mengecek berkascukup buka Sentuh Tanahku saja. Prosesnya sampai manananti kalau sudah selesai dikabari. Ada notifikasi ‘sudah selesaisilakan ambil’,” ujarnya sambil tersenyum.
Fitria mengaku menyesal baru mengetahui keberadaan aplikasi ini sekarang. Menurutnyajika sejak dulu sudah memanfaatkan aplikasi tersebutbanyak waktu dan tenaga yang dapat dihemat karena tidak perlu bolak-balik datang ke kantor hanya untuk mengurus berbagai layanan pertanahan. Melalui aplikasi iniberbagai informasi dan layanan dapat diakses dengan lebih mudahpraktisdan efisien.
Kisah Fitria menunjukkan bahwa Kementerian ATR/BPN telah menghadirkan berbagai layanan yang memudahkan masyarakat. Dengan memanfaatkan digitalisasikhususnya melalui aplikasi Sentuh Tanahkumasyarakat dapat tetap memantau proses layanan pertanahan kapan saja dan di mana sajatermasuk saat mudik Lebaransehingga pengurusan layanan menjadi lebih mudahtransparandan efisien. (*)
Ket. Foto:
Melalui aplikasi Sentuh Tanahkumasyarakat dapat memastikan proses pemberkasan layanan pertanahan hanya dari genggaman tangankapan saja dan di mana saja. (Ist)

