Anggota Komisi IV DPRD NTB: Pemerintah Harus Terlibat Menertibkan Tambang dan Menjaga Kelestarian Alam

Mataram – Anggota Komisi IV DPRD NTB, Iwan Panjidinata, SE., menyoroti pentingnya keterlibatan pemerintah, khususnya di Kabupaten Sumbawa Barat, untuk menertibkan aktivitas tambang yang berpotensi merusak kelestarian hutan.

Persoalan tambang ilegal hingga kini masih menjadi masalah besar. Menurutnya Komisi IV DPRD NTB perlu turun langsung untuk mengidentifikasi tambang-tambang legal dan ilegal secara menyeluruh.

"Kami belum bisa mengidentifikasi mana tambang liar dan mana yang memiliki IUP. Oleh karena itu, diperlukan data valid terkait Izin Usaha Pertambangan (IUP). Ada IUP yang diterbitkan tetapi tidak digunakan, bahkan ada yang digunakan oleh pihak lain untuk kepentingan kelompok tertentu. Ini yang harus kami identifikasi," tegasnya.

Iwan menekankan pentingnya langkah tegas dari pemerintah untuk menekan aktivitas tambang ilegal yang kerap menjadi penyebab kerusakan lingkungan. "Pada tahun 2025, kami meminta kepada pemerintah agar penambangan liar ini bisa dikurangi, sehingga masyarakat tidak terdampak banjir," harapnya .

Iwan juga menyampaikan bahwa meskipun intensitas hujan tahun ini cukup tinggi, wilayah Sumbawa Barat relatif aman dari bencana banjir. Hal ini, menurutnya, tidak terlepas dari keberadaan bendungan-bendungan yang kini telah berfungsi dengan baik.

"Alhamdulillah, Sumbawa Barat tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Salah satu faktornya adalah bendungan-bendungan di wilayah ini sudah cukup bagus. Namun, masyarakat berharap agar saluran irigasi segera dibangun sehingga air tidak melimpah ke sungai dan pemukiman," ujar Iwan.

Iwan juga menyoroti dua bendungan yang pembangunannya telah selesai, tetapi saluran irigasinya belum terealisasi. Ia berharap pemerintah daerah, terutama yang baru memenangkan Pilkada, dapat memperhatikan persoalan ini agar ancaman banjir tidak lagi terjadi. (F3)

Anggota Komisi IV DPRD NTB, Iwan Panjidinata, SE. ()

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Merasa Tertipu Travel Umrah, Korban Laporan Polisi Tuntut Pengembalian Uang

Lombok Barat - Harapan suci yang dibangun dengan keringat dan doa berubah menjadi mimpi buruk bagi BP, salah satu korban dugaan penipuan oleh biro...

Kapolresta Mataram Pimpin Penanaman Jagung di Ponpes Darul Hikmah, Wujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Lombok Barat - Kapolresta Mataram, Kombes Pol. Hendro Purwoko, S.I.K., M.H., memimpin kegiatan penanaman jagung di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Hikmah, Desa Tanak Beak,...

Dinsos Lobar Verifikasi Ulang Data Bansos: 39 Ribu Penerima Dikeluarkan karena Dianggap Mampu

Lombok Barat - Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Barat, H.K. Lalu Winengan, menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran bantuan sosial tepat sasaran. Sejak awal menjabat...

Dewan NTB Dukung Permenkomdigi No. 9 Tahun 2026, Dorong Pembatasan Akses Medsos bagi Anak

Mataram - Anggota Komisi V DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB), Made Slamet, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah...

Cerita Idulfitri 2026: Mudik Tenang dengan Mobil Listrik, Dinda Rasakan Kemudahan SPKLU PLN

Mataram – Pengalaman mudik Idulfitri kini semakin berubah seiring berkembangnya ekosistem kendaraan listrik di Nusa Tenggara Barat. Hal ini dirasakan oleh Dinda, warga Mataram,...