Rakernis Humas Polda NTB, Kadis Kominfotik :  Humas Penentu Kepercayaan Institusi

Mataram — Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik,menjadi narasumber dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Humas Polda NTB yang berlangsung di Hotel Aston Inn Mataram, Selasa (12/5/26).

Dalam pemaparannya, Kadis Kominfotik NTB yang akrab dipanggil Aka menegaskan, bahwa kecepatan respons dan kemampuan mengelola komunikasi publik kini menjadi faktor utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara, khususnya Polri, di era digital.

Transformasi digital telah mengubah pola komunikasi publik secara drastis. Informasi bergerak sangat cepat dan sering kali opini di media sosial terbentuk lebih dulu sebelum penjelasan resmi disampaikan institusi.

“Satu peristiwa kecil bisa langsung menjadi isu besar di media sosial. Kalau humas terlambat merespons, maka persepsi publik yang belum tentu benar bisa dianggap sebagai fakta,” ujarnya.

Menurut Aka, tantangan humas saat ini tidak lagi sebatas menyampaikan informasi, tetapi memastikan narasi yang benar hadir lebih cepat di tengah derasnya arus informasi digital.

Karena itu, ia mengingatkan agar institusi tidak menunggu data lengkap secara keseluruhan sebelum memberikan penjelasan awal kepada masyarakat.

“Jangan menunggu data 100 persen baru menjawab. Sampaikan satu kebenaran awal untuk mengunci isu agar tidak berkembang liar,” tegasnya.

Ia menilai humas memiliki posisi strategis dalam menjaga legitimasi institusi sekaligus meredam potensi konflik sosial melalui komunikasi publik yang cepat, akurat, dan humanis.

Selain itu, Aka juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam membangun komunikasi publik yang sehat serta menghilangkan ego sektoral antarinstansi.

“Tidak boleh ada fragmentasi antara Pemda dengan Polda maupun Polres. Semua harus berjalan bersama menjawab persoalan masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Aka turut mengapresiasi langkah Polri yang dinilai aktif mendukung berbagai program pemerintah dan pelayanan masyarakat melalui pendekatan yang lebih humanis.

Menurutnya, di tengah derasnya arus informasi digital, pertarungan terbesar institusi saat ini bukan hanya soal benar atau salah, tetapi tentang siapa yang paling cepat menghadirkan kebenaran kepada publik.

“Pertarungan hari ini ada di ruang digital. Kecepatan, ketepatan, dan kepercayaan publik menjadi penentu kuatnya sebuah institusi,” pungkasnya. (F*)

Ket. Foto:

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, memberikan pemaparan dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Humas Polda NTB yang berlangsung di Hotel Aston Inn Mataram, Selasa (12/5/26). (Ist)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Peserta Rinjani 100 Mulai Berdatangan ke Lombok

Mataram - Menjelang pelaksanaan ajang lari ultra trail internasional Rinjani 100, para pelari (runner) dari berbagai daerah dan mancanegara mulai berdatangan di Bandara Internasional...

Hadiri Halalbihalal MAPPI, Wamen Ossy Ingatkan Pentingnya Nilai Integritas dalam Profesi Penilai

Jakarta - Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menghadiri halalbihalal yang diselenggarakan Masyarakat Profesi Penilai...

Bupati Lobar LAZ Ajak Gerakan Ekonomi Desa

Lombok Barat - Komitmen Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat untuk membangun dari desa tidak perlu diragukan lagi. Hal ini disampaikan oleh Bupati Lombok...

Polda NTB Bongkar 157 Kasus Narkoba, Sita 2,5 Kg Sabu dan Uang Rp3, 8 Miliar Lebih

Mataram – Dalam periode Januari hingga minggu ketiga Februari 2026, Polda NTB melalui Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) dan Satresnarkoba Polres jajaran berhasil membongkar 157 kasus...

Menteri ATR/Kepala BPN dan Menteri PKP Sepakati Program Sertipikasi Gratis bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menyepakati...