Jelang Nataru, DPRD NTB Minta Pemprov Antisipasi Lonjakan Harga Bahan Pokok

Mataram – DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat meminta Pemerintah Provinsi NTB bergerak cepat mengantisipasi potensi lonjakan harga bahan pokok menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Peringatan ini disampaikan Anggota Komisi II DPRD NTB, Hj. Nanik Suryatiningsih, yang menilai pola kenaikan harga menjelang hari besar keagamaan sudah berulang setiap tahun.

Menurut Nanik, kenaikan harga pada momentum tertentu seperti Puasa, Lebaran, maupun Natal dan tahun baru bukan lagi fenomena baru, sehingga pemerintah harus menyiapkan langkah antisipasi lebih awal.

“Lonjakan harga bahan pokok itu selalu muncul di hari-hari tertentu. Lebaran, Puasa, atau Natal, semuanya punya pola yang sama. Karena itu pemerintah harus mengantisipasi lebih awal, bekerja sama dengan pihak terkait,” ujar Nanik, Selasa (9/12/2025).

Ia menekankan pentingnya pemantauan harga pasar secara intensif oleh pemerintah, khususnya Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Dengan pengawasan yang ketat, pemerintah dapat menahan laju kenaikan harga agar tidak semakin membebani masyarakat.

“Harga pasar ini harus dipantau terus oleh Perindag dan pemerintah. Ini kan sudah kebiasaan tahunan, jadi mestinya bukan hal baru lagi. Pemerintah perlu belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya,” tegasnya.

Nanik juga mendorong agar operasi pasar segera disiapkan sebagai langkah konkret ketika tanda-tanda kenaikan harga mulai terlihat. Menurutnya, langkah tersebut sangat dibutuhkan masyarakat.

“Harus ada operasi pasar. Iya, harus. Kita usahakan dan saya akan usulkan juga agar operasi pasar digencarkan. Masyarakat kasihan kalau harga terus melonjak,” jelasnya.

Ia berharap pemerintah daerah dapat memperkuat koordinasi lintas instansi, mulai dari dinas terkait, distributor, hingga pelaku pasar untuk memastikan pasokan tetap aman dan harga tidak melonjak tajam selama momentum Nataru.

Dengan kesiapsiagaan yang lebih matang, Nanik berharap gejolak harga yang biasanya muncul setiap akhir tahun dapat diminimalisasi, sehingga stabilitas pangan di NTB tetap terjaga. (F3)

Ket. Foto: Anggota Komisi II DPRD NTB, Hj. Nanik Suryatiningsih. (Ist)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Dampingi Menteri PKP ke Lombok, Abdul Hadi Pastikan Program BSPS Tepat Sasaran

LOMBOK BARAT – Anggota Komisi V DPR RI daerah pemilihan Pulau Lombok, H. Abdul Hadi, mendampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait...

Oke Wiredarme Siap Maju di Musda Demokrat NTB

Mataram – Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat NTB dalam waktu dekat ini akan digelar. Beberapa nama figur yang berpotensi maju sudah mulai terdengar. Salah...

Pemprov NTB Salurkan Bantuan untuk Ratusan Warga Terdampak Banjir Jerowaru

Lombok Timur — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB menyalurkan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak banjir...

Kriminalitas Meningkat, Wakil Ketua DPRD NTB : Situasi ini Bukan Biasa

Mataram - Wakil Ketua III DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Muzihir, angkat bicara soal meningkatnya angka kriminalitas di wilayah NTB. Ia menyampaikan...

Pengukuhan DWP, Wabup UNA : Mari Bersinergi Mewujudkan Lombok Barat Sejahtera Dari Desa

Lombok Barat - Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Lombok Barat mengikuti acara pengukuhan ketua dan pengurus DWP Kabupaten dan Kota masa bakti 2024-2029, di Ruang...