LPG 3 Kg Langka, Pemprov NTB Desak BPH Migas Tambah Kuota

Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) langsung bergerak cepat menanggapi keluhan masyarakat terkait kelangkaan LPG 3 kilogram yang terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Lombok Barat.

Melalui tim gabungan yang turun ke lapangan pada Kamis (18/9), Pemprov melakukan pengecekan langsung di wilayah Gerung, Kuripan, dan sekitarnya yang dilaporkan mengalami kekurangan pasokan gas bersubsidi tersebut.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) NTB, Yusron Hadi, dalam keterangannya menjelaskan bahwa persoalan kelangkaan bukan disebabkan oleh kurangnya stok di tingkat provinsi, melainkan distribusi yang belum merata.

“Dari hasil pemantauan, sebenarnya secara jumlah persediaan LPG 3 Kg mencukupi. Hanya saja, ada ketidakteraturan dalam pola distribusinya yang menyebabkan beberapa wilayah terdampak,” jelasnya, Jumat, (19/9).

Menindaklanjuti hal ini, Pemerintah Provinsi NTB telah mengambil sejumlah langkah strategis, yakni: 

Mengirimkan surat resmi kepada Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) untuk meminta tambahan kuota LPG 3 Kg secepatnya.

Melakukan pemantauan intensif ke lapangan guna memastikan distribusi kembali berjalan normal dan merata.

Memperkuat koordinasi lintas sektor, termasuk dengan OPD terkait dan pihak Pertamina, agar kejadian serupa tidak terulang.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying), sembari menunggu penyesuaian distribusi yang tengah diupayakan.

“Kami pastikan pengawasan akan dilakukan secara berkala. Pemerintah tidak tinggal diam dan akan terus memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi,” tambahnya.

Situasi ini diharapkan segera tertangani dalam waktu dekat, seiring dengan dukungan pemerintah pusat dan optimalisasi distribusi di lapangan. (F3)

Ket. Foto :

LPG 3 Kg yang kini menjadi langka di sejumlah wilayah di Lombok Barat. (Ist)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Gerakan Hidup Sehat, Muazzim Akbar Gencarkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis 

Lombok Tengah -  Sosialisasikan Gerakan Hidup Sehat (Germas), Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN), H. Muazzim Akbar, terus menggencarkan...

Anggota Komisi V DPRD NTB Minta Pemerintah Cari Solusi bagi 518 Honorer yang Tidak Lolos PPPK

Mataram - Anggota Komisi V DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Muhamad Jamhur, angkat bicara terkait masih adanya 518 tenaga honorer di NTB...

Ketahanan Pangan Kuat, Muazzim Akbar : Kita Kawal Harga Gabah dan  Pupuk Petani

Lombok Tengah  -  Anggota Komisi IX DPR RI, Muazzim Akbar, menegaskan pentingnya menjaga ketahanan pangan nasional dengan melindungi para petani sebagai garda terdepan kedaulatan...

Upaya Pencarian Lalu Raihan yang Terseret Arus Sungai Samapuin Sumbawa Masih Berlanjut

Sumbawa – Tim SAR gabungan masih terus berupaya maksimal mencari Lalu Raihan (14), yang dilaporkan hilang terseret arus Sungai Samapuin, Sumbawa, pada Senin sore...

Pemprov NTB Terima LHP BPK, Gubernur : Jadi Acuan Perbaikan Pembangunan

Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Semester II Tahun 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan...