Lombok Barat – Pemerintah Desa Batulayar BaratKecamatan BatulayarKabupaten Lombok Baratberhasil menuntaskan mediasi ketiga terkait keluhan kebisingan yang disampaikan oleh warga perbukitan Kampung Duduk. Gangguan yang telah dilaporkan selama beberapa minggu lalu terakhir ini mencakup musik dengan volume tinggitermasuk karaokeDJdan dangdutyang diduga berasal dari Pantai Duduk serta sejumlah warung di tepi pantai.
Mediasi yang berlangsung di Kantor Desa Batulayar BaratKamis(14/8/25) inimempertemukan semua pihak terkaittermasuk pihak pelaporpihak terlaportokoh masyarakatserta perwakilan dari Polsek BatulayarCamat Batulayardan Posramil Batulayar. Pertemuan dipimpin langsung oleh Kepala Desa Batulayar BaratMarjunibersama Kaur Desadengan suasana yang kondusif dan penuh kekeluargaan.
Dalam forum tersebutsetiap pihak diberi kesempatan penuh untuk menyampaikan pandanganklarifikasidan usulan solusi. Melalui dialog yang terbuka dan transparanpara pihak berhasil mencapai kesepakatan bersama yang memuat langkah-langkah konkret untuk mencegah gangguan serupa terulang dan menjaga keharmonisan warga. Kesepakatan ini juga diharapkan dapat meluruskan informasi atau narasi yang simpang siur di kalangan masyarakatdan sekaligus permintaan maaf kepada masyarakat semoga kejadian ini akan mempererat hubungan baik antar warga.
“Kita berharap semoga persoalan serupa tidak terjadi lagi dan hubungan antar warga semakin erat dan solid,” ungkap Kades.
Warga perbukitan Kampung Duduk menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada kepala Desa Batulayar Barat yang telah memfasilitasi proses mediasi dengan bijak dan adil. Penghargaan serupa juga disampaikan kepada pihak kepolisianpemerintah kecamatandan jajaran TNI yang hadir dan berperan aktif menjaga ketertiban jalannya mediasi.
“Kami menyampaikan terimakasih kepada bapak Kepala Desa Batulayar BaratBhabinkamtibmas dan Bhabinkamtibmas serta dan semua pihak sehingga mediasi ini berjalan lancar dan kondusif,” ungkap salah seorang warga Perbukitan Kampung Duduk.
Dengan adanya kesepakatan inisemua pihak berkomitmen untuk saling menghormatimenjaga ketenteramandan menjadikan Desa Batulayar Barat sebagai contoh masyarakat yang mampu menyelesaikan masalah melalui musyawarah damai. Komitmen ini juga sejalan dengan upaya mempertahankan Pantai Duduk sebagaimana mestinyasebuah pantai indah dengan pasir lembutpemandangan menawandan suasana tenang yang memungkinkan pengunjung menikmati pesona alam tanpa terganggu musik keras yang mengusik kenyamanan. (F3)
Ket. Foto:
Foto bersama warga usai mediasi di Kantor Desa Batulayar Barat. (Ist)

