Seorang Sopir Grab Online di Mataram Sembunyikan iPhone Penumpang, Kini Diamankan Polisi

Mataram – Seorang pria berinisial MS (40)warga Kabupaten Lombok Tengah yang berprofesi sebagai sopir Grab Onlineharus berurusan dengan hukum setelah diduga melakukan pencurian terhadap barang milik penumpangnya. Kasus ini kini ditangani oleh Tim Resmob Satreskrim Polresta Mataramdan MS telah resmi diamankan untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Peristiwa ini terjadi pada Kamis5 Juni 2025. Berdasarkan keterangan Kasat Reskrim Polresta MataramAKP Regi HaliliS.Tr.K.S.I.K.korban diketahui memesan layanan Grab dari Epicentrum Mall menuju sebuah kos di kawasan CakranegaraKota Mataram.

“Setibanya di lokasi tujuankorban turun dari mobil tanpa menyadari bahwa handphone miliknyajenis iPhone 14tertinggal di dalam kendaraan. HP tersebut awalnya diletakkan di atas paha saat perjalanan,” jelas AKP RegiKamis (26/06/2025).

Tak lama setelah turunkorban baru menyadari bahwa ponsel miliknya hilang. Ia segera mencoba menghubungi nomor ponselnya menggunakan HP milik temannyanamun nomor tersebut sudah tidak aktif—dugaan kuat kartunya telah dilepas atau HP dalam kondisi mati.

“Korban juga mencoba menghubungi nomor sopir Grab melalui aplikasidan sempat tersambung. NamunMS menyatakan tidak menemukan HP di dalam mobilnya,” imbuh AKP Regi.

Merasa ada kejanggalankorban pun melapor ke Polresta Mataram. Penyelidikan langsung dilakukan oleh tim Resmobdan akhirnya MS berhasil diamankan untuk dimintai keterangan.

“AwalnyaMS bersikukuh tidak mengetahui keberadaan HP tersebut. Tapi setelah dilakukan pemeriksaan intensifia mengakui menyimpan HP tersebut di rumahnya dan berniat memilikinya,” ungkap AKP Regi.

Polisi lalu membawa MS untuk menunjukkan lokasi penyimpanan HP. Barang bukti berupa iPhone 14 milik korban berhasil diamankan dan saat ini disimpan sebagai barang bukti.

MS kini sedang menjalani proses penyidikan dan dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang pencuriandengan ancaman hukuman penjara maksimal lima tahun.

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakatbaik pengguna maupun penyedia layanan transportasi daringuntuk selalu menjaga kepercayaan dan integritas dalam setiap aktivitasnya. (F3)

Ket. Foto:

Oknum sopir grab online diamankan bersama barang bukti iPhone di Mapolresta Mataram. (Ist)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Pembalap MotoGP Tiba di BIZAM, Disambut Gendang Beleq dan Alunan Gong Khas Sasak

Lombok Tengah - Sejumlah pembalap MotoGP mulai tiba di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), menjelang pelaksanaan MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026...

Terduga Penadah Motor dan Paket Milik Kurir Dibekuk Polisi di Lombok Tengah

Mataram – Pengembangan kasus pencurian sepeda motor milik seorang kurir di Kota Mataram terus berlanjut. Setelah sebelumnya menangkap pelaku utamaTim Resmob Satreskrim Polresta Mataram...

Pemerintah Genjot Pembangunan 400 SPPG di NTB, Baru 25 Persen Terealisasi

Mataram - Pemerintah pusat menargetkan pembangunan 400 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) guna mendukung program pemenuhan gizi...

Pengukuran Terjadwal Jadi Cara Kementerian ATR/BPN Benahi Alur Kerja Petugas Ukur dan Edukasi Masyarakat

Jakarta - Layanan Pengukuran Terjadwal kini telah diterapkan di 462 Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten/Kota di penjuru Indonesia. Layanan tersebut menerapkan tujuh hari waktu tunggu...

Hasil Tes Urine Seluruh Anggota DPRD NTB Negatif Narkoba

Mataram - Seluruh anggota DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB) yang menjalani tes urine mendadak oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) NTB pada Senin (20/1)...