Empat Pria Beserta 30 Butir Ekstasi dan 2,87 gram Sabu Diamankan Polisi di Mataram 

Mataram – Satuan Resnakoba Polresta Mataram  menangkap 4 (empat) orang pria yang diduga melakukan penyalahgunaan narkotika. Penangkapan dilakukan pada Minggu15 Juni 2025 sekitar pukul 23.30 Wita. 

Empat terduga yakni LYDR (31)MI (22)AG (25) dan TNP (21)mereka ditangkap di dua lokasi berbeda.  LYDR ditangkap di depan rumahnya di wilayah Cakranegara Timur sementara ketiga lainnya ditangkap di Arena Biliyard di wilayah Sandubaya. 

Kasat Narkoba Polresta Mataram AKP I Gusti Ngurah Bagus SuputraSH.MH.,  mengatakanpengungkapan ini berdasarkan informasi awal dari masyarakat. Ini menunjukkan bahwa masyarakat Kota Mataram mulai memahami betapa pentingnya kerjasama dalam membendung peredaran barang haram ini. 

Dari pengungkapan tersebut diamankan barang bukti Narkotika berupa Pil ekstasi sebanyak 30 butir dan Shabu seberat 2,87 gram. Selain barang bukti tersebut petugas juga mengamankan barang bukti lainnya berupa alat komunikasialat konsumsi sabusejumlah uang tunai serta beberapa barang lainnya yang berkaitan dengan tindak pidana Narkotika. 

Kasat juga menjelaskan kronologis singkat penangkapan para terdugadimana saat petugas melakukan penyelidikan tentang ciri-ciri terduga sesuai informasipetugas mengamankan LYDR terlebih dahulu pas didepan rumahnya saat sedang menunggu pembeli. 

“Nah dari keterangan LYDR diperoleh informasi bahwa ia masih menyimpan sebagian barang di temannya MI di wilayah BTN SwetaKecamatan Sandubaya,” jelasnya.

Petugas lalu memburu MI dan dari hasil penyelidikan diketahui keberadaannya di Arena Biliyard yang ada di wilayah Sandubaya. 

“Petugas langsung mengamankan MIterduga yang dimaksud LYDR. Selain MI dua rekan lainnya yang berada bersamanya juga ikut diamankan,” bebernya.

Selesai melakukan penggeledahan di kedua tempat mereka ditangkap dan penggeledahan terhadap rumah masing-masing terdugapetugas langsung membawa para terduga ke Mapolresta Mataram untuk dilakukan pemeriksaan oleh penyidik. 

Dari keterangan penyidik LYDR mengakui memiliki Narkotika yang dibelinya patungan bersama MI. 

“Mereka awalnya memiliki 59 butir pil ekstasinamun 29 butir telah laku terjual dan sisanya tinggal 30 butir yang kini sudah kita amankan. Selain pil ekstasisabu seberat 2,87 gram hasil penggeledahan juga kita amankan,” jelasnya.

Berdasarkan pengakuan para terdugabarang tersebut mereka beli  di wilayah Lombok Tengah dan akan diedarkan di Mataram. Dengan harga beli ekstasi 250 ribu rupiah dan dijual dengan harga 500 ribu sampai 550 ribu rupiah per butirnya. 

“Para terduga masih kita dalami perannya termasuk melakukan koordinasi dengan Polres Lombok Tengah terkait barang yang diperoleh,” ucapnya.

Para terduga dijerat pasal 114 ayat (1) dan (2) dan/atau Pasal 112 ayat (1) dan (2) UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara. (F3)

Ket. Foto:

Empat terduga penyalahguna narkotika yang diamankan di Polresta Mataram. (Ist)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Penanaman Jagung Serentak Wujud Nyata Ketahanan Pangan dan Keadilan Sosial

Lombok Timur – Dalam rangka mendukung swasembada serta ketahanan pangan nasionalPemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Kepolisian Daerah NTBKementerian Pertaniandan berbagai stakeholder lainnya...

Gubernur Iqbal Dukung Rinjani Travel Mart, Ungkapkan Tiga Isu Utama Pariwisata NTB

Mataram - Tenggara BaratLalu Muhamad Iqbalmenyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan Rinjani Travel Mart (RTM) 2025.Pernyataan itu disampaikannya saat menerima audiensi 11 perwakilan panitia Rinjani Travel...

KPK Soroti Kebocoran Perizinan Tambak di NTB, Sebut Hanya 10 Persen yang Kantongi Izin Lengkap

Mataram - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Direktorat Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Wilayah V mengidentifikasi kebocoran di sektor perizinan tambak udang di Nusa Tenggara...

DPRD NTB Serahkan Rekomendasi LKPJ Gubernur 2025

Mataram – DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyampaikan rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun 2025 dalam Rapat Paripurna yang digelar...

Rakor Optimalisasi Lahan, Bupati LAZ : Lombok Barat Siap jadi Lumbung Pangan Nasional

Lombok Barat - Dalam rangka percepatan pelaksanaan program strategis nasional di bidang pertanianWakil Menteri Pertanian Sudaryono menyampaikan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subiantomengenai percepatan...