Indonesia Gastrodiplomacy Series 2025, Buka Pintu Masuk Investasi Global ke NTB 

Lombok Tengah – Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sukses menjadi tuan rumah Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2025, sebuah ajang diplomasi kuliner yang kini menjadi pintu masuk strategis bagi investasi dan promosi potensi daerah.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal melalui Asisten II Setda NTB, Lalu Mohammad Faozal, menyampaikan bahwa pelaksanaan IGS di NTB mendapatkan respons positif dari seluruh delegasi. Para peserta, menurut Faozal, mulai menyadari kekayaan potensi NTB yang sangat menjanjikan di berbagai sektor.

“IGS 2025 menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa NTB siap menjadi daerah tujuan investasi, wisata, dan memiliki sumber daya manusia yang unggul,” ungkap Faozal, Sabtu, (10/5) .

Lebih lanjut, Faozal menjelaskan bahwa NTB memiliki potensi besar dalam berbagai sektor, mulai dari budaya, kuliner, kelautan, peternakan, perikanan, hingga pariwisata. Bahkan, sejumlah delegasi asing telah menunjukkan ketertarikan untuk menjalin kerja sama lebih lanjut.

“Beberapa delegasi sudah meminta kontak dan kartu nama. Ini sinyal positif. Sekarang tugas kita adalah menjaga komunikasi dan membangun kerja sama yang berkelanjutan,” tambahnya.

Staf Ahli Menteri Luar Negeri Bidang Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia di Luar Negeri, Dubes R. Heru Hartanto Subolo, menyatakan bahwa IGS merupakan bentuk konkret dari diplomasi publik Indonesia yang menggabungkan promosi kuliner dengan potensi kolaborasi lintas sektor.

“IGS bukan sekadar soal makanan. Ini adalah alat diplomasi yang membawa masuk berbagai peluang kerja sama antara kedutaan asing dan pemangku kepentingan nasional,” ujar Dubes Heru.

Ia juga menegaskan bahwa IGS merupakan bagian dari strategi besar “Indonesia Incorporated” yang bertujuan memperkuat citra dan daya saing Indonesia secara global melalui sinergi antarlembaga.

“Kolaborasi konkret akan segera ditindaklanjuti. Komitmen dari pemerintah sangat kuat. Tinggal bagaimana kita menjalin langkah nyata dengan mitra asing,” pungkasnya.

IGS 2025 di NTB merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Pemerintah Provinsi NTB, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), dan Pelita Air. Selama kegiatan, para delegasi diajak mengeksplorasi keindahan alam, kekayaan budaya, ragam kuliner, serta peluang investasi di NTB. (F3)

Ket. Foto:

Para peserta Indonesia Gastrodiplomacy Series 2025 tampak antusias menikmati keindahan alam NTB. (Ist)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Gubernur NTB Sambut Hangat Silaturahmi Para Tuan Guru

Mataram — Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. Lalu Muhamad Iqbal menyambut hangat kedatangan para tuan guru dalam kegiatan silaturahmi yang digelar di Kantor...

Konflik Kebisingan Suara Musik di Pantai Duduk Berakhir, Semua Pihak Sepakat Jaga Kedamaian

Lombok Barat -  Pemerintah Desa Batulayar Barat, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat, berhasil menuntaskan mediasi ketiga terkait keluhan kebisingan yang disampaikan oleh warga perbukitan...

Car Free Night Gerung, Wabup UNA : UMKM dan Masyarakat Tersenyum Bahagia

Lombok Barat - Kerja nyata Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dibawah Kepeminpinan Bupati H.Lalu Ahmad Zaini (LAZ) dan Wakil Bupati Hj. Nurul Adha (UNA) mulai...

DPRD NTB Terima Rancangan KUA dan PPAS APBD 2026

Mataram - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menerima Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS)...

Kasat Reskrim Polres Lotim Benarkan Laporan Dugaan Penipuan SPPG MBG, Kasus Masih Diproses

Lombok Timur – Dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan, terkait pendirian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis (MBG), tercatat masuk ke meja...