Dishub NTB Siapkan 739 Armada untuk Mudik Lebaran 2025, Tarif AKDP Tetap Terkendali

Mataram – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memastikan kesiapan angkutan Lebaran 2025 dengan menyediakan 739 unit armada untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode mudik dan balik. Selain itu, tarif batas atas Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) non-ekonomi juga telah ditetapkan guna mencegah lonjakan harga tiket yang tidak wajar.

Kepala Dishub NTB, Lalu Moh Faozal, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kesiapan angkutan Lebaran.

“Kami telah menyiapkan 739 unit angkutan, terdiri dari 375 unit AKDP, 286 unit taksi, dan 78 unit Angkutan Sewa Khusus (ASK) online. Semua ini kami lakukan untuk memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan terjangkau selama mudik Lebaran 2025,” ujar Faozal di Mataram, Selasa (18/3).

Selain memastikan kesiapan armada, Dishub NTB juga menetapkan tarif batas atas untuk angkutan Lebaran AKDP non-ekonomi. Menurut Faozal, tarif angkutan tahun ini tidak mengalami kenaikan, kecuali adanya tambahan layanan sleeper class yang memberikan kenyamanan lebih bagi penumpang jarak jauh.

Berikut tarif AKDP non-ekonomi untuk Lebaran 2025 berdasarkan rute:

Mataram – Sumbawa Barat: Rp132.000 (Executive), Mataram – Sumbawa Besar Rp200.000 (Executive), Mataram – Dompu – Bima Rp330.000 (Executive), Mataram – Bima Rp450.000 (Super Executive), Mataram – Bima Rp525.000 (Sleeper Class)

Faozal menambahkan bahwa tarif batas atas ini mulai berlaku pada 24 Maret (H-7 Lebaran) hingga 7 April (H+7 Lebaran).

Selain tarif yang terkendali, Dishub NTB juga memastikan seluruh armada dalam kondisi siap beroperasi dengan standar keamanan yang ketat. Pemeriksaan kendaraan (ramp check) akan dilakukan sebelum periode angkutan Lebaran untuk memastikan kelayakan jalan setiap unit.

"Kami berupaya maksimal agar masyarakat dapat menikmati perjalanan mudik dengan aman dan nyaman. Kami juga mengimbau para pengusaha angkutan untuk mematuhi tarif yang telah ditetapkan demi melindungi hak penumpang," tutup Faozal.

Dengan kesiapan 739 unit armada serta tarif yang tetap terkendali, Dishub NTB optimistis penyelenggaraan angkutan Lebaran 2025 dapat berjalan lancar dan memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat. (F3)

Ket. Foto: Kepala Dishub NTB, L. Mohon. Faozal saat diwawancara usai kegiatan di kantornya. ()

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Perkuat Data dan Inovasi, Gubernur NTB Sebut KSB Layak Jadi Role Mode Bagi Daerah Lain

Sumbawa Barat - Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menghadiri peringatan HUT ke-22 Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang digelar di halaman Kantor Bupati Sumbawa Barat,...

NTB Creative Festival 2026 Resmi Digelar, Pekan Seni Baleganjur, Ogoh-Ogoh Mini serta Heritage Market Sukses Menarik Peminat

Mataram– NTB Creative Festival 2026 resmi digelar dengan meriah di Teras Udayana, Kota Mataram, Sabtu (25/7/2026). Kolaborasi antara DPP Peradah Indonesia Provinsi Nusa...

Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat

Jakarta - Transformasi layanan pertanahan yang sedang dijalankan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) didasari dengan dua orientasi, yakni kepastian dan kemudahan...

Wamendagri: Kepala Daerah Tak Perlu Tunggu 6 Bulan untuk Mutasi Jabatan OPD

Mataram - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya menegaskan bahwa kepala daerah tidak harus menunggu enam bulan setelah pelantikan untuk melakukan mutasi jabatan,...

DJP Nusa Tenggara Imbauan Wajib Pajak Segera Aktivasi Akun Coretax 

Mataram - Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Nusa Tenggara, Samon Jaya, kembali mengingatkan masyarakat untuk segera melakukan aktivasi akun Coretax dan memperoleh...