FSKR Gelar Pemeriksaan Kesehatan dan Bekam Gratis di Ranggagata

Lombok Tengah – Forum Silaturahmi Keluarga Ranggagata (FSKR) menggelar kegiatan bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan, pengobatan gratis, dan terapi bekam pada Minggu (19/10) di Becingah Desa Ranggagata, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah, NTB.

Ketua FSKR, H. Maskur, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari agenda besar FSKR untuk lima tahun ke depan dalam rangka memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di kampung halaman.

“Ini adalah wujud kepedulian kami sebagai keluarga besar asal Ranggagata yang saat ini banyak tinggal di luar daerah. FSKR berkomitmen untuk terus hadir dan berkontribusi lewat kegiatan sosial seperti ini,” ujar H. Maskur. 

Kegiatan ini didukung penuh oleh Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Provinsi NTB dan Perkumpulan Bekam Indonesia NTB. 

“Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan membawa manfaat besar bagi masyarakat,” tutup H. Maskur

Ketua panitia kegiatan, Sunardi, menjelaskan bahwa kegiatan pemeriksaan dan pengobatan gratis ini menghadirkan 13 tenaga medis yang seluruhnya merupakan putra-putri asli Ranggagata, termasuk di antaranya dr. Renan, Direktur Medis RSCM Jakarta.

“Alhamdulillah, kami bisa mengumpulkan tenaga medis asal Ranggagata yang kini berkiprah di berbagai daerah. Dan hari dr. Renan yang merupakan spesialis dokter Jantung di RSCM Jakarta juga bisa hadir. Kehadiran mereka menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga,” ungkap Sunardi.

Selain pengobatan gratis, sebelumnya  FSKR juga menggelar lomba memancing dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI. Sementara itu, pada pertengahan November mendatang, FSKR berencana menggelar aksi penghijauan dengan menanam 2.000 bibit pohon nangka sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

Pendanaan seluruh kegiatan FSKR berasal dari urunan para anggotanya. Selain itu, FSKR rutin menggelar pengajian bulanan dan setiap empat bulan sekali kembali ke kampung halaman untuk menyelenggarakan kegiatan sosial.

Ratusan warga dari Dusun Ranggagata dan sekitarnya memadati lokasi kegiatan. Antusiasme tinggi terlihat dari panjangnya antrean peserta yang ingin memanfaatkan layanan kesehatan gratis tersebut.

Salah seorang warga, Inaq Marsitah, menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan ini. “Kami sangat senang dan bersyukur. Kegiatan ini sangat bermanfaat, apalagi dokter dan perawatnya adalah anak-anak Ranggagata sendiri. Ada rasa bangga dan haru bisa bertemu mereka,” ujarnya.

Kegiatan Bakti Sosial ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Lombok Tengah, Camat Praya Barat Daya, Kades Ranggagata, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Ranggagata. (F3)

Ket. Foto: 

Kegiatan Bakti Sosial pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis yang digelar Forum Silaturahmi Keluarga Ranggagata. ()  

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Kejati  NTB Tahan HK dalam Kasus Dana Siluman Pokir Dewan

Mataram -  Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB melalui Bidang Tindak Pidana Khusus kembali menahan satu orang tersangka berinisial HK dalam kasus dugaan gratifikasi dana siluman...

Sebanyak 11 Jamaah Haji NTB Meninggal di Tanah Suci

Mataram - Jumlah jemaah haji asal Nusa Tenggara Barat yang meninggal dunia di Tanah Suci hingga saat ini mencapai belasan orang. Kemenhaj NTB...

Jaga Keandalan Pasokan, PLN UIW NTB Optimalkan Pemeliharaan Infrastruktur Kelistrikan

Mataram  – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) terus memperkuat keandalan sistem kelistrikan melalui langkah preventif dan pemeliharaan infrastruktur...

Jaga Kemanan dan Kenyamanan Tempat Wisata,  Personel Dit Polairud Polda NTB  Patroli  di Pantai Cemara 

Lombok Barat – Personel Direktorat Polairud Polda NTB melaksanakan kegiatan pengamanan dan pemantauan di kawasan wisata Pantai Cemare, Kabupaten Lombok Barat, menggunakan Kapal Patroli...

Menuju WBBM 2025, BBPOM Mataram  Genjot Inovasi dan Kolaborasi

Mataram - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram menegaskan komitmennya untuk meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) tahun 2025...