Kelangkaan Gas di Lombok Barat Saat Bulan Maulid, Anggota Komisi II DPRD NTB Desak Pemda Bertindak Cepat

Lombok Barat – Kelangkaan gas elpiji bersubsidi kembali menjadi keluhan utama masyarakat khusunya di Lombok Barat, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga selama peringatan bulan Maulid. Merespon keluhan masyarakat tersebut, anggota Komisi II DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj. Nanik Suryatiningsih mendesak pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah konkret.

Menurutnya, kelangkaan gas elpiji 3 kg yang terjadi hampir setiap tahun menjelang bulan Maulid merupakan persoalan klasik yang semestinya sudah bisa diantisipasi. Ia menyoroti lemahnya distribusi dan pengawasan dari pihak terkait sebagai penyebab utama.

“Setiap momentum hari besar keagamaan seperti bulan Maulid, permintaan gas melon pasti meningkat. Seharusnya Pemda dan Pertamina sudah punya pola antisipasi tetap. Jangan masyarakat terus-menerus yang menjadi korban,” ujar Hj. Nanik, Kamis, (18/9/25) di Mataram.

Ia juga menegaskan bahwa distribusi gas elpiji bersubsidi harus benar-benar diawasi agar tidak salah sasaran. Masih banyak ditemukan praktik penyaluran yang tidak tepat, seperti pembelian oleh pelaku usaha non-mikro, dan meskipun ada harganya relatif naik. “Ini yang harus menjadi perhatian,” ujarnya.

Komisi II DPRD NTB pun mendorong pemerintah kabupaten/kota, khususnya Pemkab Lombok Barat, untuk lebih aktif berkoordinasi dengan Pertamina, agen, hingga pangkalan resmi agar distribusi gas berjalan lancar dan sesuai kuota.

“Kami harap Pemda jangan hanya menunggu laporan masyarakat. Lakukan sidak, evaluasi distribusi, dan kalau perlu tambah kuota sementara untuk mengatasi lonjakan kebutuhan selama Maulid,” tegasnya.

Lebih lanjut, DPRD NTB juga meminta agar pemerintah daerah segera membuat sistem pemetaan kebutuhan gas di tiap kecamatan, dengan harapan adanya keseriusan dari pemerintah daerah, persoalan kelangkaan gas elpiji bisa diminimalisir di masa mendatang, terlebih pada momen-momen penting keagamaan yang menjadi tradisi masyarakat NTB. (F3)

.

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Tanggapi Postingan yang Menghina Gubernur NTB, Kadis Kominfotik: Bebas Berpendapat Namun Bertanggungjawab 

Mataram – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Yusron Hadi, memberikan tanggapan terkait unggahan salah satu akun media sosial...

Desa Berdaya Jadi Ujung Tombak Pengentasan Kemiskinan Ekstrem di NTB

Mataram – Program Desa Berdaya ditetapkan sebagai ujung tombak Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem. Melalui pendekatan berbasis potensi...

TGH. Najamudin Nilai Kepemimpinan Gubernur Iqbal Mainkan Politik Belah Bambu

Mataram - Anggota DPRD NTB Periode 2014-2024, TGH Najamudin Mustafa menilai Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal telah memainkan politik belah bambu dan adu domba....

PLN UIW NTB Gelar Aksi Sosial Sambut Hari Pelanggan Nasional

Mataram – Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (PLN UIW NTB) menggelar sejumlah kegiatan sosial...

Mori Hanafi Resmi Pimpin NasDem NTB, Fokus Bangun Kader Berkualitas untuk 2029

Mataram - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2025–2029 resmi dilantik di Hotel Lombok Raya, Kota Mataram, Sabtu...