Waspadai Produk Berbahaya! 75% Pelanggaran di NTB Didominasi Peredaran Kosmetik Ilegal

Lombok TengahBadan Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram kembali menyoroti tingginya peredaran kosmetik ilegal di Nusa Tenggara Barat (NTB). Kepala BBPOM MataramYosef Dwi Irwanpada kegiatan Penggalangan Komitmen Pelaku Usaha Kosmetik di wilayah Kabupaten Lombok TengahRabu(37/8),  menyampaikan fakta mencengangkan75% dari total pelanggaran di bidang obat dan makanan di NTB disumbang oleh peredaran kosmetik ilegal.

“Pada tahun 2024 kami menemukan 3.378 pieces kosmetik ilegal dengan nilai ekonomi mencapai Rp170 juta. Hingga Juli 2025jumlah temuan mencapai 1.658 pcs dengan nilai sekitar Rp65 juta,” ungkap Yosef.

Lebih dari sekadar pelanggaran administratifkosmetik ilegal ini banyak mengandung bahan berbahaya seperti merkuri dan asam retinoat yang bisa memicu kerusakan kulitgangguan hatiginjalhingga menyebabkan cacat janin jika digunakan oleh ibu hamil.

Menurut Yosefdalam dua tahun terakhirBBPOM Mataram telah menangani 9 kasus kosmetik secara Pro Justitiadengan rincian 4 kasus di 2024 dan 5 kasus hingga Juli 2025.

“Ini alarm bagi kita semua. Jika pembinaan tidak diindahkanpelaku usaha akan dikenakan sanksi tegas,” ujarnya. Ia menegaskanpelanggaran berat dapat dijerat dengan Pasal 435 jo Pasal 138 ayat (2) UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatanyaitu pidana penjara hingga 12 tahun atau denda maksimal Rp5 miliar.

Yosef juga menyoroti maraknya promosi kosmetik dengan klaim palsu dan menyesatkan seperti “100% aman untuk ibu hamil” atau “bebas alergi”.

“Klaim seperti ini harus dibuktikan lewat uji klinis. Jika tidakpelaku usaha bisa dikenakan sanksi sesuai regulasi,” tegasnya.

Ia mengajak masyarakat menjadi konsumen cerdas dengan menerapkan prinsip Cek KLIK sebelum membeliCek KemasanCek LabelCek Izin EdarCek Kedaluwarsa

Untuk memudahkan pengecekan legalitas produkmasyarakat juga diimbau mengunduh aplikasi BPOM Mobile dan dapat menghubungi 0878-7150-0533 untuk informasi atau pengaduan selama 24 jam7 hari seminggu.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan komitmen bersama antara BBPOM dan pelaku usaha kosmetik di NTB. Hadir pula praktisi industri kosmetik sebagai narasumberdengan tujuan membangun sinergi mewujudkan industri kosmetik yang bertanggung jawabamandan kompetitif. (F3)

Ket. Foto:

Kepala BBPOM di MataramYosep Dwi Irwan memberikan sambutan pada  Penggalangan Komitmen Pelaku Usaha Kosmetik di wilayah Kabupaten Lombok Tengah. (Ist) 

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Polresta Mataram Amankan 10 Terduga dan Sita 31,25 Gram Sabu dalam Operasi di Ampenan

Mataram – Sebanyak 10 terduga pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkotika diamankan Satuan Reserse Narkoba Polresta Mataram dalam operasi penggerebekan di dua lokasi berbeda...

Tinjau Lokasi Banjir di Bima, Pemprov NTB Siapkan Penataan Drainase dan Normalisasi Sungai

Kabupaten Bima - Gubernur NTBLalu Muhamad Iqbal turun langsung meninjau lokasi banjir di Desa NggembeKabupaten BimaSelasa (3/3)dalam rangkaian Safari Ramadan Pulau Sumbawa. Kunjungan tersebut...

Gubernur NTB Tekankan Standar Keselamatan Rinjani sebagai Destinasi Global

Mataram - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB)Dr. Lalu Muhamad Iqbalmenjadi keynote speaker dalam kegiatan Forum Penjaringan Masukan (FPM) Perumusan Kebijakan “Rinjani Destinasi Pendakian Berstandar...

Sistem Kelistrikan Berlapis Sukses Teruji, PLN UIW NTB  Dukung Peresmian Bendungan Meninting oleh Presiden RI

Mataram – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (PLN UIW NTB) kembali membuktikan keandalan sistem kelistrikannya dalam mendukung agenda strategis...

Semangat Kemerdekaan, PLN Hadirkan Diskon Tambah Daya hingga 50 Persen

Mataram - Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik IndonesiaPLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (PLN UIW NTB) menghadirkan program promo “Energi...