Mataram – Anggota DPR RI Fraksi PKS dari Dapil NTB 2 (Pulau Lombok)H. Abdul Hadimenghadiri acara Perjanjian Kerja Sama Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) yang digelar di Puri Indah HotelMataram (22/8/2025).
Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara 1 MataramEka Nugraha Abdidan diikuti oleh kurang lebih 133 kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) yang secara resmi menandatangani perjanjian pelaksanaan program di wilayah masing-masing.
Dalam kesempatan tersebutAbdul Hadi menyampaikan apresiasi atas sinergi antara pemerintah pusatmelalui Kementerian PUPR dan BBWS NT 1dengan para petani dalam menjalankan program P3TGAI. Ia menekankan bahwa program ini bukan hanya menyediakan infrastruktur air yang sangat dibutuhkantetapi juga menghadirkan pola padat karya yang mampu menggerakkan ekonomi desa. Menurutnyadengan adanya infrastruktur irigasi yang memadaipara petani akan lebih mudah meningkatkan produktivitas pertanian merekasehingga kesejahteraan masyarakat desa dapat semakin terangkat.
Abdul Hadi menilai program ini sangat sejalan dengan arah pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Salah satu fokus utama dalam Asta Cita Presiden adalah ketahanan pangan dan kemandirian nasional. Dengan tersedianya air yang cukup melalui pembangunan irigasitarget swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo akan semakin dekat untuk diwujudkan.
“P3TGAI ini bukan sekadar pembangunan fisiktapi juga bagian dari strategi besar membangun desamenguatkan ekonomi rakyat kecildan menghadirkan kedaulatan pangan. Inilah bukti nyata bagaimana Asta Cita Presiden dijalankan di lapangan,” ujar Abdul Hadi.
Abdul Hadi menambahkansebagai anggota Komisi V DPR RIdirinya akan terus mengawal agar setiap program pembangunan infrastruktur pro-rakyat seperti P3TGAI bisa berjalan optimaltransparandan berkelanjutan. Ia berharap agar ke depan kerja sama yang baik antara DPRKementerian PUPR melalui BBWS NT 1pemerintah daerahdan masyarakat desa dapat semakin diperkuat. Dengan demikiansektor pertanian NTB bisa menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung agenda besar swasembada pangan nasional yang telah ditetapkan Presiden Prabowo.

