NTB Pertahankan Predikat WTP 14 Kali Berturut-Turut, Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel dan Transparan

Mataram –  Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pengelolaan keuangan daerah. Untuk ke-14 kalinya secara berturut-turut sejak tahun 2011NTB meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024.

Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI tersebut diserahkan langsung oleh Anggota I BPK RINyoman Adhi Suryadnyanakepada Gubernur NTBDr. Lalu Muhamad Iqbaldalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi NTB yang digelar di Ruang Sidang UtamaKamis (19/6). Penyerahan tersebut turut disaksikan oleh Wakil Gubernur NTBIndah Dhamayanti PutriS.E.M.IP.dan Ketua DPRD Provinsi NTBBaiq Isvie Rupaeda.

Dalam sambutannyaGubernur Iqbal menyampaikan bahwa opini WTP ini adalah cerminan dari audit profesional dan independen oleh BPK RI yang menjadi instrumen strategis dalam membangun tata kelola keuangan daerah yang transparanakuntabeldan patuh terhadap regulasi.

Audit ini menjadi peta evaluasi yang komprehensif bagi Pemprov NTB dalam melakukan perbaikan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Gubernur menegaskan bahwa Pemprov NTB menerima sepenuhnya hasil temuanrekomendasidan kesimpulan LHP dari BPK RIdan berkomitmen kuat untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi secara sistematis dan tepat waktu.

Beberapa sektor yang menjadi perhatianantara lain bidang pendidikan dan RSUD NTBterutama terkait penyelesaian temuan kerugian daerahpenguatan sistem pengendalian internal di seluruh OPD dan BUMDserta peningkatan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangankhususnya dalam pengadaan barang dan jasaasetdan pelaporan keuangan.

Gubernur Iqbal juga menekankan pentingnya membangun prinsip good governance yang dimulai dari sektor keuanganbaik di sisi pengeluaran maupun penerimaan. Ia menegaskan bahwa setiap rupiah dari uang rakyat yang dibelanjakan pemerintah harus dapat dipertanggungjawabkan dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

“Pengelolaan keuangan daerah adalah amanah besar dari rakyat. Komitmen kami adalah menjadikannya instrumen untuk mewujudkan NTB yang makmur dan mendunia,” pungkasnya. (F3)

Ket. Foto:

Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI oleh Anggota I BPK RINyoman Adhi Suryadnyanakepada Gubernur NTBDr. Lalu Muhamad Iqbal,  yang disaksikan oleh Wakil Gubernur NTBIndah Dhamayanti PutriS.E.M.IP.dan Ketua DPRD Provinsi NTBBaiq Isvie Rupaedadalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi NTB yang digelar di Ruang Sidang UtamaKamis (19/6). (Ist)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Anggota Komisi I DPRD NTB Minta Gubernur Tegur Staf Ahli yang Langkahi Kewenangan

Mataram - Tindakan seorang staf ahli Gubernur NTB  yang melayangkan surat undangan kepada Panitia Seleksi (Pansel) Komisaris dan Direksi Bank NTB Syariah serta...

Laporan TPK Desa Senggigi Tidak Tuntas jadi Temuan Inspektorat, Mastur: Tidak sepenuhnya tanggungjawab kades

Lombok Barat - Kepala Desa (Kades) SenggigiKecamatan BatulayarKabupaten Lombok BaratMasturmemberikan klarifikasi terkait polemik Dana Desa (DD) dan temuan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Inspektorat...

Kondisi Kesehatan Tak Memungkinkan, Satu Jamaah Calon Haji Asal Sumbawa Ditunda Keberangkatannya

Mataram - Satu orang jamaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Sumbawa yang tergabung dalam kloter 8 Embarkasi Lombok belum bisa diberangkatkan ke Tanah Suci....

Ketua DPRD NTB Tegaskan Raperda Sumbangan Pendidikan untuk Perkuat Pengawasan 

Mataram - Ketua DPRD NTBHj. Baiq Isvie Rupaedamenegaskan bahwa Raperda tentang Sumbangan Dana Pendidikan yang Bersumber dari Masyarakat pada Satuan Pendidikan Menengah tidak...

Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT

Depok – PT PLN (Persero) terus memperkuat sistem kelistrikan nasional guna mendukung seluruh rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI)....