Mataram – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pemerataan akses energi melalui pelaksanaan Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) Tahun 2026. BPBL merupakan program Kementerian ESDM untuk membantu masyarakat kurang mampu memperoleh akses listrik yang amanlegaldan andal. Sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan programPLN UIW NTB mengikuti kegiatan sosialisasi BPBL Tahun 2026 bersama Kantor Pusat PLN yang melibatkan 22 mitra kerja guna mendukung proses penyambungan dan peremajaan instalasi listrik bagi masyarakat penerima manfaat.
Kegiatan sosialisasi tersebut bertujuan untuk menyamakan pemahaman seluruh pihak terkait terhadap standar pelaksanaan pekerjaanaspek keselamatan ketenagalistrikankualitas layananserta target penyelesaian Program BPBL Tahun 2026. Melalui sinergi yang kuat antara PLN dan mitra kerjadiharapkan pelaksanaan program dapat berjalan efektiftepat sasarandan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Selain mengikuti sosialisasi bersama Kantor PusatPLN UIW NTB juga menggelar apel gelar pasukan dan pemeriksaan peralatan sebagai bentuk kesiapan operasional dalam menyukseskan Program BPBL Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh personel dan sarana pendukung berada dalam kondisi siapbaik dari sisi kompetensikeselamatan kerjamaupun kelengkapan peralatan yang akan digunakan di lapangan.
Apel gelar pasukan diikuti oleh jajaran pegawai PLN serta mitra kerja yang terlibat dalam pelaksanaan program. Pada kesempatan tersebut dilakukan pengecekan kesiapan personelkendaraan operasionalalat kerjaserta perlengkapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) guna memastikan seluruh pekerjaan penyambungan dapat dilaksanakan sesuai standar yang ditetapkan.
Keberhasilan pelaksanaan BPBL di wilayah NTB pada tahun sebelumnya menjadi modal penting dalam menyongsong program tahun 2026. Sepanjang tahun 2025PLN UIW NTB telah merealisasikan penyambungan BPBL kepada sebanyak 12.300 pelanggan yang tersebar di berbagai daerah di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Capaian tersebut menjadi bukti nyata komitmen PLN dalam menghadirkan listrik bagi masyarakat yang sebelumnya belum menikmati akses listrik secara mandiri.
Program BPBL merupakan salah satu upaya strategis pemerintah dan PLN dalam meningkatkan rasio elektrifikasi sekaligus mendukung pembangunan yang berkeadilan. Melalui program inimasyarakat berpenghasilan rendah dapat memperoleh akses listrik yang amanandaldan legal sehingga dapat menunjang aktivitas sehari-hari serta meningkatkan produktivitas ekonomi keluarga.
Dampak yang diharapkan dari pelaksanaan BPBL Tahun 2026 tidak hanya terbatas pada perluasan akses listriktetapi juga mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakatmemperkuat pertumbuhan ekonomi di wilayah perdesaanserta mendukung pemerataan pembangunan dan keadilan energi di seluruh pelosok Nusa Tenggara Barat. Kehadiran listrik diharapkan mampu membuka lebih banyak peluang usahapendidikandan layanan sosial yang lebih baik bagi masyarakat.
Sementara ituGeneral Manager PLN UIW NTBSri Heny Purwantimenegaskan bahwa PLN siap mendukung penuh keberhasilan Program BPBL Tahun 2026 melalui kolaborasi yang solid dengan seluruh pemangku kepentingan.
“Program BPBL merupakan wujud nyata kehadiran negara melalui PLN dalam menghadirkan akses energi yang berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat. Dengan kesiapan personeldukungan 22 mitra kerjaserta pengalaman keberhasilan penyambungan 12.300 pelanggan pada tahun 2025kami optimistis pelaksanaan BPBL Tahun 2026 dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang lebih luas dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakatmendorong pertumbuhan ekonomi desaserta mempercepat pemerataan energi di Nusa Tenggara Barat,” ujar Sri Heny Purwanti. (*)
Ket. Foto:
General Manager PLN UIW NTBSri Heny Purwantidalam kegiatan sosialisasi BPBL Tahun 2026. (Ist)

