Keamanan SPBE Jadi Fondasi Pemerintahan Digital, Wagub NTB Tekankan Audit dan Integrasi Sistem

Mataram – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Hj. Indah Dhamayanti Putri membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Audit Internal Keamanan SPBE/Pemerintah Digital Provinsi NTB yang digelar di Kantor Inspektorat Provinsi NTBSelasa (5/4/2026)

Ummi Dindasapaan Wagub NTBmenegaskan bahwa penguatan keamanan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) merupakan fondasi utama dalam memastikan keberhasilan transformasi digital pemerintahan yang amanandaldan terpercaya.

Ia juga menekankan bahwa saat ini hampir seluruh proses tata kelola pemerintahan telah berbasis digitalmulai dari perencanaanpenganggaranpelayanan publik hingga komunikasi pemerintahan. Kondisi inimenurutnyamenghadirkan peluang besar dalam meningkatkan efisiensi dan transparansinamun juga diikuti dengan risiko yang tidak kecil.

“Hari ini kita hidup dalam tata kelola pemerintahan yang sangat bergantung pada sistem digital. Ini memberi kemudahantetapi juga membawa risiko serius seperti kebocoran datagangguan layananhingga potensi lumpuhnya pelayanan publik jika sistem tidak dikelola dengan aman,” tegasnya.

Ummi Dinda kembali menegaskanbahwa audit internal keamanan SPBE bukan lagi sekedar pilihanmelainkan kebutuhan mendasar yang harus dilakukan secara sistematis oleh seluruh pemerintah daerahbaik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Menurutnyaaudit internal memiliki peran strategis dalam tiga aspek utama. Pertamamemastikan seluruh sistem dan aplikasi yang digunakan telah memenuhi standar keamanan informasi dan tata kelola yang baik. Keduamendeteksi potensi kerentanan sejak dini sebelum berkembang menjadi gangguan yang lebih besar. Ketigamembangun kepercayaan publik melalui sistem digital yang akuntabel dan terlindungi.

“Audit bukan untuk mencari kesalahantetapi untuk menemukan celah sejak awal. Lebih baik kita menemukan kelemahan sendiri daripada menghadapi serangan dari luar,” ujarnya.

Lebih lanjutWagub menekankanpentingnya penguatan kolaborasi lintas sektor dalam pengelolaan SPBE di NTB. Ia menyebut peran Inspektorat sebagai pengawal audit internal sangat krusialsementara Dinas Kominfotik harus diperkuat sebagai pengampu SPBE yang memastikan standarsistemdan infrastruktur berjalan secara terintegrasi.

“Keamanan SPBE tidak bisa dibangun secara parsial. Harus ada sinergi kuat antara provinsi dan kabupaten/kota. Kominfotik menjadi pengampu sistemsementara Inspektorat memastikan pengawasan berjalan efektif,” jelasnya.

Ia juga menyoroti bahwa transformasi digital tidak boleh hanya berhenti pada pembangunan aplikasitetapi harus diiringi dengan penguatan manajemen risikoperlindungan data pribadiserta peningkatan literasi digital aparatur.

“Transformasi digital tanpa keamanan adalah risiko. Tetapi dengan audit yang kuattransformasi digital akan menjadi kekuatan,” tegas Wagub.

Wagub berharap seluruh peserta Bimtek dapat memanfaatkan kegiatan ini secara optimaltidak hanya memahami konseptetapi mampu mengimplementasikan audit internal keamanan SPBE secara nyatarutindan berkelanjutan di instansi masing-masing.

Sementara itunarasumber dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)Didik Hardiyantomengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam memperkuat keamanan siber melalui kolaborasi antara Dinas Kominfotik dan Inspektorat.

Ia menegaskanbahwa dalam era digitalancaman siber dan risiko kebocoran data semakin meningkatsehingga keamanan sistem bukan lagi aspek pendukungmelainkan kewajiban utama.

“Tanpa keamanan yang baikkepercayaan publik akan runtuh. Audit keamanan SPBE menjadi instrumen penting untuk memastikan sistem pemerintahan berjalan sesuai standar,” ujarnya.

Kegiatan Bimtek ini diikuti oleh perwakilan Dinas KomunikasiInformatikadan Statistik dari seluruh kabupaten/kota se-NTB dan berlangsung selama dua hari.

Melalui penguatan audit internal dan sinergi lintas sektorPemerintah Provinsi NTB berkomitmen membangun sistem pemerintahan digital yang tidak hanya moderntetapi juga amantangguhdan mampu memberikan pelayanan publik yang optimal kepada masyarakat. (F*)

Ket. Foto: 

Wakil Gubernur NTBHj. Dinda Dhamayanti Putri didampingi Kadis Kominfotik NTB H. Ahsanul Khalik menyerahkan cenderamata dalam kegiatan Bimtek  Audit Internal Kemanan SPBE. (Ist)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Dewan NTB Dukung Permenkomdigi No. 9 Tahun 2026, Dorong Pembatasan Akses Medsos bagi Anak

Mataram - Anggota Komisi V DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB)Made Slametmenyatakan dukungannya terhadap kebijakan pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah umur sebagaimana...

BBPOM Mataram Gelar Pelatihan Kader Keamanan Pangan

Mataram -~ Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram menyelenggarakan Pelatihan Kader Keamanan Pangan sebagai bagian dari implementasi Program Prioritas Nasional "Desa...

PLN UIW NTB Siagakan 1.989 Personel dan 184 Peralatan Pendukung, Perayaan Iduladha 1447 H di NTB Berlangsung Andal dan Aman

Mataram – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (PLN UIW NTB) berhasil mengamankan pasokan kelistrikan selama perayaan Iduladha 1447 Hijriah...

Polsek Selaparang Tangkap Terduga Pelaku Penggelapan Sepeda Motor

Mataram –  Seorang pria yang diduga melakukan penggelapan sepeda motor,  berhasil diamankan Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Selaparang  pada Senin (25/05/2026).Terduga berinisial R...

Helikopter Dauphin P-3103 Terbangkan Jenazah Korban KM Virgo dari Perairan Kalsel

Kalimantan Selatan - Direktorat Kepolisian Udara Korpolairud Baharkam Polri kembali terlibat dalam operasi kemanusiaan. Kali iniPolisi Udara mengerahkan helikopter Dauphin AS365N3 registrasi P-3103 untuk...