Mataram – Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (PLN UIW NTB) untuk mewujudkan energi berkeadilan terus diwujudkan melalui program bertajuk Light Up The Dream (LUTD). Program ini memberikan bantuan sambungan listrik gratis kepada keluarga kurang mampu di NTB yang dananya berasal dari donasi sukarela para pegawai PLN dan kolaborasi dengan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN.
Sejak awal pelaksanaan tahun 2023 hingga akhir Juni 2025program Light Up The Dream telah menghadirkan listrik bagi 812 keluarga di berbagai pelosok NTBtermasuk wilayah LombokSumbawadan Bima. Rinciannyasebanyak 282 penerima manfaat pada tahun 2023339 di tahun 2024dan 191 keluarga di semester pertama tahun 2025.
General Manager PLN UIW NTBSri Heny Purwantimenegaskan bahwa program ini lahir dari semangat para pegawai PLN yang ingin turut berkontribusi secara langsung dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat tidak mampu.
“Bagi kamilistrik bukan sekadar energitapi juga harapan. Dengan semangat gotong royongpegawai PLN bergerak bersama untuk menghadirkan listrik ke rumah-rumah. Ini wujud nyata bahwa PLN hadir bukan hanya sebagai penyedia layanan kelistrikantapi juga sebagai bagian dari solusi sosial,” ujar Heny dalam keterangan persnyaKamis(17/7).
Bantuan diberikan dalam bentuk penyambungan listrik baru dengan daya 450 dan 900 VAtermasuk biaya pemasangan instalasi dan kWh meter. Seluruh proses dilaksanakan sesuai standar keselamatan instalasi.
Program LUTD tidak hanya menghadirkan cahaya secara fisiktetapi juga membuka akses terhadap pendidikankesehatandan kegiatan ekonomi warga. Salah satu penerima manfaatAguswarga Bimamengungkapkan kegembiraannya setelah rumahnya teraliri listrik. “Terima kasih untuk PLN yang sudah peduli. Sekarang aktivitas belajar anak-anak jadi lebih nyaman karena penerangan di malam hari jauh lebih baik,” tuturnya.
Pelaksanaan program LUTD juga menjadi bukti nyata peran PLN dalam mendorong pemerataan akses energi di seluruh wilayah NTB. Program ini menyasar berbagai daerah yang membutuhkan dukungan sambungan listrik. Dengan pendekatan berbasis kebutuhan masyarakatPLN memastikan bahwa setiap rumah tangga memiliki kesempatan yang sama untuk menikmati manfaat energi listrik secara aman dan andal.
Selain sisi sosialinisiatif ini juga memperkuat peran PLN sebagai perusahaan milik negara yang selalu menjaga nilai-nilai empati dan kebermanfaatan bagi masyarakat luas. “Program ini akan terus kami dorong karena masih banyak saudara-saudara kita yang belum mendapatkan akses listrik. Ini adalah bentuk tanggung jawab sosial yang berangkat dari hati,” tambah Sri Heny.
Dengan pendekatan berbasis datakolaborasidan sinergi bersamaLight Up The Dream menjadi model pemberdayaan yang tidak hanya menjawab kebutuhan energi dasartapi juga memperkuat fondasi keadilan energi di seluruh pelosok negeri. (F3)
KET. FOTO:
Seorang petugas PLN sedang memasang instalansi listrik pelanggan dalam program Light up the dream

