Komisi IX DPR RI l dan BBPOM Mataram Sidak di Pasar Renteng, Pastikan Keamanan Pangan Ramadhan 1446 H

Lombok Tengah – Bulan suci Ramadhan telah tiba, membawa berkah bagi umat Islam sekaligus peningkatan kebutuhan pangan di masyarakat. Untuk memastikan ketersediaan, keterjangkauan, dan keamanan pangan selama Ramadhan 1446 H dan jelang lebaran, Komisi IX DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke Pasar Renteng, Lombok Tengah, pada Jumat (28/2) kemarin.

Pasar Renteng dipilih sebagai lokasi sidak karena merupakan salah satu pusat pergerakan ekonomi kerakyatan, terutama saat Ramadhan dan Idul Fitri. Dipimpin oleh anggota Komisi IX DPR RI, H.M. Muazzim Akbar, S.I.P, kunjungan ini turut melibatkan perwakilan BBPOM Mataram, Kementerian Kesehatan, BPJS Kesehatan, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tingkat Provinsi dan Kabupaten.

“Hari ini kita turun langsung untuk memastikan peredaran pangan aman, harga sembako stabil, dan kualitasnya tetap baik. Masyarakat harus bisa beribadah dengan tenang tanpa khawatir terhadap stok atau mutu pangan,” ujar Muazzim Akbar.

Dalam sidak ini, tim BBPOM Mataram bersama Dinas Kesehatan dan Dinas Perdagangan melakukan pemeriksaan terhadap 15 toko dan kios, dengan hasil seluruhnya memenuhi ketentuan. Namun, dari uji cepat terhadap 27 jenis pangan, dua sampel kerupuk tempe dan mie basah, terbukti mengandung boraks.

“Kami akan telusuri hingga ke produsennya. Jika masih ada yang bandel menggunakan bahan berbahaya, sanksi tegas menanti,” kata Kepala BBPOM Mataram, Yosef Dwi Irwan.

Selain inspeksi, tim juga memberikan edukasi kepada pedagang dan masyarakat tentang pentingnya keamanan pangan. Brosur informasi terkait pengecekan produk melalui aplikasi BPOM Mobile serta contoh produk ilegal turut dipajang untuk meningkatkan kesadaran konsumen.

Komisi IX DPR RI mengapresiasi pengawasan yang dilakukan BBPOM Mataram. “Kami mendukung penuh langkah-langkah ini. Keamanan pangan adalah tanggung jawab bersama agar masyarakat bisa menjalankan ibadah puasa dengan tenang,” ujar anggota DPR RI, Nurhadi, S.Pd., M.H.

Sebagai bentuk perlindungan lebih lanjut, BBPOM Mataram bersama Pemda akan melaksanakan Intensifikasi Pengawasan selama Ramadhan hingga Idul Fitri, menyasar distributor, grosir, pasar tradisional, serta sentra takjil.

Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dalam memilih makanan dan segera melaporkan jika menemukan produk mencurigakan melalui layanan BBPOM Mataram di nomor 087871500533 yang siap melayani 24/7.
(F3)

Ket. Foto:
Anggota Komisi IX DPR RI Muazzim Akbar dan Nurhadi bersama Kepala BBPOM Mataram Yosep Dwi Irwan (kanan, kiri, tengah) saat melakukan sidak di pasar Renteng Lombok Tengah. (Ist)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Senggigi dan Kuta Diusulkan Jadi Hub Maritim, Abdul Hadi: Perlu Kuatkan Payung Regulasi

Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tengah menyiapkan rencana menjadikan kawasan Senggigi di Lombok Barat dan Kuta di Lombok Tengah sebagai pusat...

Bazaar Ramadhan 1447 H di Bilebante Dorong Akselerasi Ekonomi Desa dan Kebangkitan UMKM

Lombok Tengah - Upaya penguatan ekonomi desa berbasis pariwisata kembali ditegaskan melalui peresmian Semarak Bazaar Ramadhan 1447 Hijriah di Desa Wisata Hijau Bilebante, Minggu...

Percepat Transformasi Digita, Desa Karang Bayan Gelar Pelatihan Desa Digital

Lombok Barat - Pemerintah Desa Karang Bayan, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, menggelar pelatihan bertema Desa Digital sebagai bagian dari upaya transformasi digital di...

Bank NTB Syariah Catat Kinerja Positif, RUPS 2024  Sukses Digelar 

Bank NTB Syariah Catat Kinerja Positif, RUPS 2024  Sukses Digelar Mataram – PT Bank NTB Syariah sukses menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun...

Gerak Cepat, Pemprov NTB Kirim 32 Relawan dan Rp3 Miliar untuk Korban Banjir di Aceh dan Sumatera

Mataram - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menunjukkan kepedulian dan solidaritas antardaerah dengan mengirimkan bantuan kemanusiaan serta menyalurkan dana sebesar Rp3 miliar bagi...