Anggota DPRD NTB Kritisi Alokasi Anggaran Pengendalian Inflasi

Mataram– Anggota DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB), M. Nashib Ikroman, mengkritik alokasi anggaran pengendalian inflasi yang dianggapnya tidak tepat sasaran. Menurutnya dari sekitar Rp45 miliar yang dianggarkan melalui APBD NTB untuk tujuan pengendalian inflasi, sebagian besar tidak berkaitan langsung dengan upaya menekan inflasi, melainkan dialokasikan untuk belanja penunjang.

"Alokasi ini sangat tidak memadai, jauh panggang dari api. Jika kita bedah, sebagian besar anggaran tersebut justru dihabiskan untuk belanja perjalanan dinas, paket meeting, honorarium, dan berbagai jenis belanja penunjang lainnya," ungkap Acip sapaan akrabnya, Minggu, (5/1/25).

Acip menyoroti ketimpangan alokasi anggaran yang seharusnya digunakan untuk mengatasi persoalan ekonomi masyarakat kecil. Menurutnya, hal ini akan berdampak buruk pada masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan perlindungan ekonomi di tengah tekanan inflasi.

"Jika alokasi belanja APBD tidak berkualitas seperti yang selalu saya tekankan, maka yang akan jadi korban adalah masyarakat. APBD seharusnya menjadi instrumen pelindung masyarakat, tetapi yang terjadi justru penyelenggara APBD yang semakin gemuk," tegas Acip yang saat ini duduk di Komisi III DPRD NTB.

Acip mendesak pemerintah daerah untuk mengevaluasi komposisi belanja APBD agar lebih berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat. Ia menekankan bahwa upaya pengendalian inflasi harus menyentuh langsung permasalahan ekonomi, seperti subsidi harga kebutuhan pokok, dukungan bagi UMKM, dan program-program yang berdampak langsung pada daya beli masyarakat.

Menurutnya, jika pola alokasi anggaran ini tidak segera diperbaiki, dampaknya akan semakin memperburuk kondisi masyarakat kecil yang sudah rentan terhadap tekanan ekonomi. (F3)

Ket. Foto:
Anggota DPRD NTB, M. Nashib Ikroman. (Ist)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Pemprov NTB Dukung Konservasi dan Pelestarian hutan Rinjani

Mataram - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mendukung penuh pengembangan kawasan konservasi masyarakat adat yang ada di wilayah setempat, salah satunya di kawasan hutan...

Imigrasi Mataram Gandeng Media Perkuat Penyebaran Informasi Keimigrasian

Mataram – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram menggelar kegiatan Sosialisasi Peranan Media dalam Peningkatan Penyebaran Informasi Keimigrasian” bersama puluhan awak media bertempat...

Delegasi IGS 2025 Antusias Jelajahi Budaya NTB di Kota Tua Ampenan dan Museum NTB

Mataram - Hari kedua gelaran Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2025 menghadirkan pengalaman budaya yang mendalam bagi para delegasi asing dari 38 negara, saat mereka...

Meski Libur, BPN Kota Mataram Tetap Buka Layanan Pertanahan

Mataram — Libur Tahun Baru identik dengan waktu beristirahat dan berkumpul bersama keluarga. Namun, di tengah suasana tersebut, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Mataram...

Wabup UNA: Jangan Larut dalam Musibah, Saatnya Bangkit Bersama Membangun Lombok Barat

, Lombok Barat  — Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha,  mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat untuk tidak larut dalam situasi sulit...