Waspada PHP2Shell! Celah Kritis Bisa Bikin Server Website Diambil Alih

KORANLOMBOK.COM – Pengelola website dan perusahaan diminta waspada terhadap PHP2Shell, dua celah keamanan kritis yang dapat membuka jalan bagi penyerang untuk mengambil alih server tanpa perlu masuk menggunakan akun.

Kerentanan yang tercatat sebagai CVE-2026-109618 dan CVE-2026-109619 ini berada pada mesin PHP, teknologi yang digunakan banyak website dan aplikasi bisnis. Keduanya mendapat skor keparahan 9,2 dari 10 berdasarkan CVSS versi 4.0.

Artinya, website berbasis WordPress, Joomla, atau aplikasi lain juga berpotensi terdampak jika server menjalankan versi PHP yang rentan. Namun, bukan berarti semua website tersebut sudah diretas.

Komdigi Keluarkan Peringatan

Tim Tanggap Insiden Siber Kementerian Komunikasi dan Digital (CSIRT Komdigi) menerbitkan peringatan pada 22 Oktober 2026. Komdigi menjelaskan, celah tersebut berpotensi memungkinkan eksekusi kode jarak jauh atau remote code execution (RCE) tanpa autentikasi.

Jika berhasil dieksploitasi, penyerang bisa mengakses informasi sensitif, memodifikasi berkas aplikasi, menanam program berbahaya, hingga mengganggu operasional layanan.

Tim pengembang PHP telah merilis perbaikan pada 21 Oktober 2026. Versi yang disarankan adalah PHP 8.5.12, 8.4.27, 8.3.36, dan 8.2.35, atau paket distribusi yang telah memasukkan perbaikan setara.

Pengelola yang masih memakai PHP 8.1 atau lebih lama perlu memeriksa dukungan keamanan dari penyedia hosting dan mempertimbangkan migrasi ke versi yang masih didukung.

Jangan Cuma Update, Periksa Server Juga

Komdigi mengingatkan administrator untuk memeriksa seluruh instalasi PHP, termasuk yang berada di dalam container atau aplikasi pihak ketiga. Aktivitas tak biasa, perubahan berkas, dan gangguan server juga perlu ditelusuri untuk mendeteksi kemungkinan penyusupan.

Direktur Utama PT Nusa Network Prakarsa, Edward, mengatakan perusahaan tidak boleh menunggu serangan terjadi untuk mulai memperkuat keamanan digital.

“Kasus PHP2Shell menjadi pengingat bahwa ancaman siber dapat muncul dari teknologi yang digunakan untuk menjalankan situs web dan aplikasi. Karena itu, perusahaan perlu memastikan sistemnya selalu mendapatkan pembaruan keamanan dan tidak mengabaikan potensi celah yang dapat dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujar Edward dalam keterangan yang diterima.

Menurut Edward, pemeriksaan berkala, pemantauan aktivitas mencurigakan, dan kesiapan menghadapi insiden harus menjadi bagian dari kegiatan bisnis sehari-hari.

Bagi perusahaan, pesan utamanya sederhana: segera periksa versi PHP, terapkan pembaruan keamanan, dan pastikan server tidak menyimpan tanda-tanda penyusupan sebelumnya.

Sumber verifikasi: CSIRT Komdigi, 22 Oktober 2026; NCSC Belanda.

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Komisi III DPRD NTB Dukung Konversi BPR Syariah, Dorong Penguatan Ekosistem Keuangan Syariah

Mataram - Rencana konversi Bank Perkreditan Rakyat (BPR) menjadi BPR Syariah mendapat dukungan dari Ketua Komisi III DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB). Langkah...

Ketua DPRD NTB Tepis Upaya Menghalangi, Sebut Pengajuan Interpelasi adalah Hak Anggota

Mataram - Ketua DPRD NTBHj. Baiq Isvie Rupaeda menegaskanpihaknya tidak pernah sekalipun melarang anggota DPRD setempat menggunakan hak politiknya terkait kebijakan pemerintah daerahnya.Salah satunyausulan...

Tuntaskan Kebutuhan Warga, Dukcapil Lombok Barat Gelar Layanan Kedua di Belongas

Lombok Barat - Pelayanan Administrasi Kependudukan (adminduk) oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Lombok Barat kembali menyasar Desa Persiapan BelongasKecamatan Sekotong."Ini pelayanan...

Yusron Hadi: Transisi Sekda NTB Tunjukkan Kelas Kepemimpinan Iqbal-Dinda yang Bermartabat

Mataram – Kepala Dinas KomunikasiInformatikadan Statistik (Kominfotik) Provinsi NTBYusron Hadimemberikan pandangan mendalam terkait proses pergantian Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB dari Drs. H. Lalu...

Pemprov NTB Gerak Cepat Tangani Jalan Rusak Praya–Keruak

Lombok Tengah — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Dinas PUPR dan Kawasan Permukiman bergerak cepat menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kondisi jalan berlubang...