Mantap! NTB Raih Tiga Apresiasi Kemendagri, Kebijakan Publik Makin Berdampak

Jakarta — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat meraih tiga apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) atas kebijakan dan pelaksanaan program yang dinilai memiliki keberpihakan terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Tiga apresiasi tersebut mencakup bidang perumahanpendidikanserta pengelolaan sampah dan lingkungan.

Apresiasi itu diberikan dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II Regional Maluku dan Nusa Tenggara di JakartaKamis (17/9). NTB meraih Terbaik 1 kategori Implementasi Program Pembangunan 3 Juta Rumahserta Terbaik 2 kategori Akses Pendidikan dan Pelayanan Pendidikan dan Terbaik 2 kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri.

Gubernur NTB,  H. Lalu Muhamad Iqbalmengatakan apresiasi tersebut menjadi refleksi atas arah kebijakan pemerintah daerah dalam menjawab sejumlah persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat.

“Alhamdulillahkali ini NTB mendapatkan tiga apresiasi. Satu apresiasi juara pertamayaitu di bidang pencapaian 3 juta rumah,” ujar Gubernur.

Menurut Miq Iqbalpenilaian tersebut tidak semata-mata menggambarkan hasil akhir pembangunantetapi juga menunjukkan adanya kebijakan yang dinilai solid pada tiga isu tersebut.

“Semua penilaian ini masih berdasarkan kebijakan. Artinyadalam tiga isu tadiNTB dipandang memiliki kebijakan yang solid dan keberpihakan yang jelas,” katanya.

Atas capaian tersebutNTB juga memperoleh dukungan anggaran dengan total Rp9 miliar. Dukungan itu terdiri atas Rp6 miliar untuk program bedah rumah sebanyak 300 unitserta masing-masing Rp1,5 miliar untuk bidang pelayanan fasilitas kesehatan dan pendidikanserta pengelolaan sampah dan lingkungan.

Pada sektor perumahanIqbal menjelaskan bahwa program bedah rumah diarahkan terutama kepada masyarakat di desa-desa dengan tingkat kemiskinan ekstrem. Intervensi terhadap kualitas hunian ditempatkan sebagai salah satu bagian dari strategi penanggulangan kemiskinan karena kondisi rumah menjadi salah satu persoalan yang berkaitan dengan kemiskinan ekstrem.

“Memang kami mengalokasikan cukup banyak untuk bedah rumahkhususnya di desa-desa kemiskinan ekstrem. Karena salah satu persoalan yang menyebabkan tingginya kemiskinan ekstrem itu adalah persoalan rumah. Karena itu yang menjadi sasaran kami,” jelasnya.

Sementara di bidang pendidikanPemprov NTB terus mendorong pembenahan tata kelola SMASMKdan SLBantara lain melalui pengembangan sekolah tematik yang disesuaikan dengan potensi lokal.

Pemerintah daerah juga menyiapkan kebijakan golden ticket untuk mempercepat pemerataan kualitas pendidikan. Melalui kebijakan inikepala sekolah dengan kinerja terbaik didorong untuk bertugas di wilayah pelosok dengan dukungan insentif tambahan.

“Kita berikan kepada kepala sekolah-kepala sekolah yang terbaikkita letakkan di daerah-daerah yang pelosoktetapi mereka diberikan insentif tambahan. Ini bagian dari upaya kita untuk memeratakan kualitas pendidikan antara kota dengan di pelosok,” kata Miq Iqbal.

Gubernur menegaskan bahwa apresiasi tersebut bukan tujuan akhir. Pengakuan pemerintah pusat justru menjadi dorongan agar kebijakan yang telah dirancang dapat diterjemahkan menjadi capaian yang konkret dan dirasakan masyarakat.

“Targetnya adalah kita ingin supaya kebijakan ini betul-betul menghasilkan hasil-hasil yang konkret seperti yang ditargetkan dari sejak awal,” ujarnya.

Miq Iqbal menjelaskankebijakan tersebut sejalan dengan tiga pilar pembangunan NTByakni pengentasan kemiskinanpenguatan ketahanan pangandan pengembangan NTB sebagai destinasi wisata berkelas dunia. Program Desa Berdayakhususnya yang menyasar desa dengan kemiskinan ekstremmenjadi salah satu instrumen pemerintah daerah dalam mendorong pengentasan kemiskinan.

“Ini hanya refleksi dari visi-visi Presiden juga yang kami bawa ke level daerah,” katanya.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sebelumnya mengatakan apresiasi pemerintah daerah diberikan antara lain untuk melihat pelaksanaan standar pelayanan minimalkhususnya pada bidang pendidikankesehatandan perumahan. Kemendagri juga memberikan perhatian terhadap pengelolaan sampah dan program Indonesia Asri sebagai salah satu program prioritas pemerintah pusat.

“Itu hal yang wajib dilakukan. Ditambah dengan satu lagiyaitu penanganan sampah dan Indonesia Asri yang menjadi program unggulan Bapak Presiden,” ujar Tito.

Selain NTB di tingkat provinsisejumlah kabupaten/kota di NTB juga memperoleh apresiasi pada berbagai kategori. Kabupaten Sumbawa BaratKota MataramKota Bimadan Kabupaten Lombok Utara tercatat meraih penghargaan dalam bidang pelayanan kesehatanpendidikanprogram pembangunan 3 juta rumahserta pengelolaan sampah dan lingkungan asri.

Rangkaian capaian tersebut menunjukkan bahwa apresiasi tidak hanya berada pada level provinsitetapi juga mencerminkan kinerja pemerintah daerah di berbagai jenjang dalam memperkuat pelayanan dasar. Bagi Pemprov NTBpengakuan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan kebijakan pada akhirnya harus diukur dari seberapa jauh kebijakan itu mampu memperbaiki kualitas hidup dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. (F*)

Ket. Foto: 

Gubernur NTB saat menerima penghargaan Terbaik 1 kategori Implementasi Program Pembangunan 3 Juta Rumah. (Ist)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Pemprov NTB Dorong Pedoman Mediasi Sosial untuk Mencegah Konflik Pernikahan Beda Agama

Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mendorong penyusunan pedoman mediasi sosial sebagai acuan penyelesaian sengketa yang timbul akibat pernikahan beda agama. Pedoman...

Fornas VIII Digelar 26 Juli – 1 Agustus 2025 di NTB, 38 Provinsi Siap Berpartisipasi 

Mataram - Pekan Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (Fornas) VIII 2025 dijadwalkan berlangsung pada 26 Juli hingga 1 Agustus 2025 di Nusa Tenggara Barat. Hal...

Dialog Putri Victoria dengan Petani Sajang, Irigasi UNDP Pulihkan Harapan

Mataram — Delapan tahun setelah gempa 2018 mengguncang Lombokkisah tentang bangkitnya kehidupan masyarakat kembali diceritakan. Kali inikisah itu disampaikan langsung oleh para petani Desa...

Gempur Rokok Ilegal, Lombok Barat Intensifkan Operasi Pasar 

Lombok Barat - Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terus memperkuat komitmennya dalam memberantas peredaran rokok illegal di wilayahnyadengan mengintensifkan pelaksanaan operasi pasar pemberantasan rokok tembakau...

PLN UIW NTB Tuntaskan Pemulihan Kelistrikan Pasca Cuaca Ekstrem di Lombok

Mataram — PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) memastikan seluruh sistem kelistrikan yang terdampak cuaca ekstrem di wilayah Kota...