Lombok Barat – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lombok BaratKantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan NTBmemastikan setiap pengunjung dan keluarga warga binaan mendapat pelayanan terbaikterutama bagi penyandang disabilitas.
“Kita harus memastikan semua pengunjungterutama yang memiliki keterbatasan fisikmendapatkan pelayanan terbaik. Ini bukan hanya soal akses fisiktetapi juga tentang penghormatan terhadap hak dan martabat mereka,” kata Kepala Lapas (Kalapas) Lombok BaratM FadliRabu (2/4/2024)
Jika terdapat penyandang disabilitas dalam sesi kunjunganlanjut Kalapaspihaknya akan langsung memberikan bantuan terbaik dan maksimaltermasuk menyediakan alat bantu khusus bagi penyandang disabilitas.
Layanan ini menunjukkan komitmen Lapas dalam memberikan perhatian penuh terhadap hak-hak pengunjung dengan keterbatasan fisik dan hal ini sejalan dengan prinsip pelayanan publik yang berbasis Hak Asasi Manusia (HAM).
“Kami selalu menegaskan kepada seluruh jajaran akan pentingnya pelayanan yang manusiawi. Karena bagi kami layanan bagi penyandang disabilitas adalah wujud nyata dari rasa kemanusiaan yang dijunjung tinggi oleh seluruh pegawai,” demikian kata Fadli.
Layanan yang diberikan Lapas Lombok Barat ini pun mendapat apresiasi dari keluarga warga binaan. Pengunjung disabilitas pun tampak terharu mendapat bantuan dari petugas Lapas setempat hingga tiba di aula kunjungan tanpa kesulitan.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Akses yang memadai membuat kunjungan kami lebih mudah dan bermakna,” ucap pengunjung yang enggan disebutkan namanya itu.
Keluarga warga binaan pun merasa lega karena proses kunjungan berjalan lancar. Pengalaman tersebut membuktikan bahwa perhatian pada detail kecil dapat menciptakan kenyamanan yang sangat berarti.
Sepanjang layanan kunjungan Idul Fitri dibukajajaran Lapas Lombok Barat bekerja dengan penuh tanggung jawabmemastikan setiap langkah berjalan mulus dan sesuai peraturan yang berlaku serta kenyamanan pengunjung adalah prioritas. (F2)
Ket. Foto:
Seorang nenek penyandang Disabilitas dibantu petugas saat berkunjung ke Lapas Lombok Barat. (Ist)


