Lombok Barat – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) NTBZamroni Azizmendampingi Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana KeagamaanKH Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftahberziarah ke makam Almaghfurlah TGH Saleh Hambali di BengkelLombok BaratRabu (12/8/2026).
Dalam kesempatan ituGus Miftah menyebut TGH Saleh Hambali sebagai tokoh Ahlussunnah wal Jamaah yang meninggalkan banyak kebajikan dan warisan keteladanan bagi generasi penerus.
“Almaghfurlah Tuan Guru Saleh Hambali merupakan salah satu tokoh Ahlussunnah wal Jamaah yang patut kita teladani. Salah satu hikmah ziarah kubur adalah mengingatkan kita akan kematiansehingga menjadikan kita pribadi yang tidak mudah diperbudak oleh persoalan-persoalan dunia,” ujar Gus Miftah.
Ia menilai ziarah kubur menjadi salah satu cara untuk mengendalikan kecintaan yang berlebihan terhadap duniajabatandan kedudukan.
“Saya meyakini bahwa ketika nafsu dunia memuncakketika hubbud dunya tidak terbatasketika kita terlalu mencintai jabatanmendewakan posisidan mencintai dunia secara berlebihanmaka salah satu solusinya adalah dengan ziarah kubur. Lebih dari itukita memahami bahwa hidup di dunia ini adalah antara napak tilas dan petilasan,” katanya.
Menurut Gus Miftahziarah ke makam TGH Saleh Hambali bukan sekadar mengenang sosok ulamamelainkan juga menjadi pelajaran tentang pentingnya meninggalkan jejak kebaikan.
“Hari ini kita datang untuk melakukan napak tilas ke sebuah makam yang menjadi petilasan. Maka pelajarannya adalah: apakah kita hanya mampu melakukan napak tilastetapi pada akhirnya tidak mampu meninggalkan petilasan? Saya meyakini bahwa orang-orang yang hari ini kita telusuri jejaknya adalah mereka yang telah meninggalkan sesuatu yang istimewa,” ujarnya.
Ia menambahkansetiap kisah baik yang ditinggalkan oleh orang-orang yang telah berpulang akan terus dikenang oleh generasi setelahnya.
“Termasuk hari inikita mengenang dan mendoakan Almaghfurlah Tuan Guru Saleh Hambali karena begitu banyak kebajikan dan warisan keteladanan yang beliau tinggalkan kepada kita,” katanya.
Gus Miftah juga mengajak masyarakat mendoakan bangsa Indonesia agar senantiasa hidup rukun dan damaiterlebih menjelang Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia.
“Mudah-mudahan pada Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia inipertama-tama kita berdoa agar bangsa ini senantiasa rukunsenantiasa akursehingga menjadi bangsa yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” ucapnya.
Sebagai Utusan Khusus PresidenGus Miftah turut menyampaikan salam dari Presiden dan mengajak masyarakat mendoakan agar Presiden senantiasa diberikan umur panjangkesehatandan kekuatan dalam memimpin bangsa.
“Mari kita doakan beliau agar senantiasa diberi umur panjangkesehatandan kekuatan untuk membawa bangsa ini menjadi bangsa yang lebih baik dan mewujudkan Indonesia Maju,” ujarnya.
Di akhir penyampaiannyaGus Miftah mengajak seluruh hadirin memanjatkan doa bersama untuk Almaghfurlah TGH Saleh Hambali.
“Mudah-mudahan kita semua termasuk orang-orang yang mampu meneladani kebaikan-kebaikan beliau,” tutupnya. (F*)
Ket. Foto:
Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana KeagamaanKH Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftahberziarah ke makam Almaghfurlah TGH Saleh Hambalidi BengkelLombok BaratNTB. (Ist)

