Calon Jemaah Haji Kini Bisa Cek Nilai Manfaat dan Posisi Antrean lewat BPKH Apps

Mataram – Badan Pengelola Keuangan Haji atau BPKH terus mendorong transparansi pengelolaan dana haji melalui transformasi digital. Salah satu langkah yang dilakukan ialah menghadirkan layanan informasi keuangan haji melalui BPKH Apps.

Anggota Badan Pelaksana BPKHArief Mufrainimengatakan hingga Mei 2026 total dana kelolaan BPKH telah mencapai Rp180 triliun. Dana tersebut ditempatkan pada berbagai instrumen investasi syariah dengan risiko yang terukur.

Menurut Ariefdana setoran pokok milik jemaah tetap aman dan tidak mengalami pengurangan. Sementara hasil pengelolaan investasi atau nilai manfaat dimanfaatkan untuk menjaga keberlangsungan pembiayaan haji agar tetap terjangkau bagi masyarakat.

“Dana pokok jemaah tetap utuh. Adapun nilai manfaat hasil investasi digunakan untuk menopang biaya operasional haji sehingga biaya yang dibayarkan jemaah tetap rasional,” ujar Arief.

Ia menjelaskannilai manfaat tersebut disalurkan melalui tiga kanal utama. Pertamasubsidi biaya haji untuk menjaga agar Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tidak mengalami kenaikan signifikan meskipun biaya riil penyelenggaraan haji di Arab Saudi terus meningkat.

Keduamelalui rekening virtual berupa tambahan saldo bagi calon jemaah yang masih berada dalam masa tunggu keberangkatan. Saldo tersebut dapat dipantau secara langsung oleh jemaah.

Ketiganilai manfaat juga digunakan untuk penyediaan biaya hidup atau uang saku bagi jemaah yang berangkat ke Tanah Suci.

Arief menegaskandigitalisasi menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan akuntabilitas pengelolaan dana haji. Karena ituBPKH menghadirkan BPKH Apps sebagai sarana transparansi bagi masyarakat.

Melalui aplikasi tersebutjemaah dapat memantau status keuangan mereka secara mandirimulai dari nilai manfaat hingga posisi antrean keberangkatan haji.

“Kami ingin menghapus keraguan publik. Melalui BPKH Appsjemaah memiliki akses langsung terhadap hak keuangan mereka secara transparan dan real time,” kata Arief. (F*)

Ket. Foto:

Melalui BPKH Appscalon haji bisa mengakses informasi keuangan mereka. (Ist)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Dituding Memeras, Abubakar Abdullah Gugat Balik: Saya Difitnah, Ini Murni Sengketa Bisnis

Lombok Barat – Wakil Ketua DPRD Lombok BaratAbubakar Abdullah balik resmi melaporkan rekan bisnisnyaNigel Barrowinvestor asal Australiabeserta kuasa hukumnyaLalu Anton Hariawanke Polda NTB atas...

Musprov PMI NTB XII Digelar, Tentukan Pemimpin dan Arah Organisasi

Mataram - Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-XII tahun 2026. Kegiatan ini sebagai evaluasi sekaligus...

Komisi III DPRD NTB Dukung Konversi BPR Syariah, Dorong Penguatan Ekosistem Keuangan Syariah

Mataram - Rencana konversi Bank Perkreditan Rakyat (BPR) menjadi BPR Syariah mendapat dukungan dari Ketua Komisi III DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB). Langkah...

Ditresnarkoba Polda NTB Ungkap 32 Kasus Narkoba Selama Mei – Juli 2025, 45 Tersangka Diamankan

Mataram - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Nusa Tenggara Barat mencatat hasil signifikan dalam upaya pemberantasan narkotika sepanjang Januari hingga Juli 2025. Sebanyak 86...

Hari Pertama MPLS, PAUD/RA Al-Amin Gersik Sambut 88 Peserta Didik

Lombok Barat – Suasana penuh keceriaan dan semangat mewarnai hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di PAUD/RA Al-Amin Gersikyang...