393 Kloter 10 Utuh Kedua dari Kota Mataram Siap Berangkat ke Tanah Suci

Mataram – Kloter 10 menjadi kloter utuh kedua asal Kota Mataram yang akan diberangkatkan menuju Tanah Suci pada musim haji tahun ini. Total sebanyak 393 jemaah tergabung dalam kloter tersebut, terdiri dari 86 jemaah lanjut usia (lansia) berusia 65 tahun ke atas dan 307 jemaah non-lansia.

Kepala Bidang Fasilitasi Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Kemenhaj NTB, Ali Sahbana, dalam konferensi pers di Asrama Haji, Minggu, (3/5) malam, menyampaikan bahwa komposisi jemaah lansia dalam kloter ini cukup signifikan sehingga menjadi perhatian khusus dalam pelayanan dan pendampingan.

“Dari 393 jemaah Kloter 10, sebanyak 86 orang merupakan lansia. Ini menjadi fokus kami dalam memastikan seluruh proses berjalan lancar, khususnya dalam aspek kesehatan dan pendampingan,” ujarnya.

Jemaah tertua dalam kloter ini adalah Siti Aisyah (83), warga Pagutan. Sementara jemaah termuda tercatat atas nama Lauza Izaatilah (21), yang berasal dari Kamasan. Perbedaan usia yang cukup jauh ini mencerminkan semangat beribadah lintas generasi yang turut mewarnai keberangkatan tahun ini.

Kloter 10 dijadwalkan tiba di embarkasi pada Minggu pukul 06.00 WITA. Proses pemberangkatan akan dimulai pada Senin dini hari pukul 00.00 WITA, sebelum pesawat dijadwalkan lepas landas pada pukul 04.50 WITA.

Namun demikian, terdapat satu jemaah yang belum dapat diberangkatkan karena alasan kesehatan dan saat ini sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Jemaah tersebut akan digantikan oleh jemaah cadangan yang juga berasal dari Kota Mataram.

Ali Sahbana menegaskan bahwa Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) tetap menginventarisasi jemaah yang tertunda keberangkatannya.

“Jemaah yang belum bisa berangkat tetap kami data dan akan diberangkatkan pada kesempatan berikutnya setelah dinyatakan sehat serta memenuhi syarat istithaah atau kelayakan kesehatan,” jelasnya.

PPIH memastikan seluruh proses pelayanan, mulai dari kedatangan di embarkasi hingga keberangkatan, telah dipersiapkan secara matang guna memberikan kenyamanan dan keamanan bagi seluruh jemaah, khususnya para lansia. (F*)

Ket. Foto:

Kepala Bidang Fasilitasi Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Kemenhaj NTB, H. Ali Sahbana, didampingi Humas PPIH Kemenhaj NTB, Safruddin, saat konferensi pers di Asrama Haji Mataram. (Ist)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Soroti OTT di Lotim, DKP PWI NTB : Profesi Wartawan Jangan jadi Tameng

Mataram – Operasi tangkap tangan di wilayah Kabupaten Lombok Timur, menyeret seorang pria yang mengaku wartawan. Kasus ini memicu kegelisahan di kalangan insan pers...

Amanda Brownies Hadir di Mataram dengan Citarasa Legendaris, Usung Konsep Baru bersama UMKM Lokal

Mataram - Pecinta brownies, siap-siap dimanjakan! Amanda Brownies resmi membuka outlet ke-146 mereka di Pulau Lombok, tepatnya di Jalan Pejanggik No. 21–23, Cakranegara, Kota Mataram....

Menteri Nusron Minta RTRW Provinsi Jadi Acuan Penyusunan RTRW Kabupaten/Kota

Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid menyerahkan Surat Persetujuan Substansi (Persub) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi...

Penutupan FORNAS VIII NTB: Panitia Siapkan Parkir Khusus, Masyarakat Bisa Nobar di Teras Udayana

Mataram – Menjelang acara penutupan Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII Nusa Tenggara Barat (NTB) yang akan digelar pada Jumat malam (01/08/2025), panitia pelaksana...

Jamhur Dorong Regulasi Ketat untuk Tekan Kejahatan Asusila di Dunia Pendidikan

Mataram - Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhammad Jamhur, menekankan pentingnya langkah konkret dalam mencegah tindak asusila...