Mataram – Seorang Jamaah Calon Haji (JCH) Kloter II asal Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) terpaksa menunda keberangkatannya ke Tanah Suci setelah dinyatakan tidak layak terbang karena mengalami stroke dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Kepala Bidang Bina dan Pengendalian Haji Kementerian Agama NTBH. Lamanmenjelaskan bahwa awalnya Kloter II yang tergabung dalam Embarkasi Lombok (LOP) berjumlah 393 orang. Namunsatu jamaah tidak dapat diberangkatkan karena kondisi kesehatan.
“Yang kami terima 392 calon jamaah haji karena satu orang harus dirawat di rumah sakit akibat stroke,” ujar H. Laman dalam konferensi persRabu (22/4/2026) malam.
Ia menuturkanKloter II asal Lombok Tengah telah masuk Asrama Haji sejak pagi hari dengan total 393 JCH. Namunsetelah dilakukan pemeriksaan kesehatansatu jamaah dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk terbang.
Untuk menghindari kekosongan kursi (open seat) dalam penerbangan ke Arab Saudipanitia segera mengambil langkah penggantian.
“Open seat selalu menjadi perhatian khusus dan harus diupayakan agar tidak terjadi kekosongan dalam penerbangan. Ini menjadi tugas kami,” tegasnya.
Sebagai solusisatu jamaah dari Kloter VII dimajukan keberangkatannya untuk mengisi kursi yang kosong. Jamaah pengganti tersebut diketahui bernama Masrim.
“Karena yang bersangkutan tidak layak terbangmaka digantikan oleh Pak Masrim dari Kloter VII. Saat ini yang menggantikan sudah berada di Asrama Haji,” jelas H. Laman.
Jadwal dan Komposisi Jamaah
Keberangkatan Kloter II dijadwalkan dilepas pada pukul 02.00 WITA dini hari. Sementara proses kelengkapan administrasi dan pengecekan dimulai pukul 00.00 WITA.
Total jamaah yang diberangkatkan tetap berjumlah 393 orangtermasuk petugas dan tenaga kesehatan yang mendampingi. Rinciannya211 jamaah laki-laki dan 182 jamaah perempuan.
Dari jumlah tersebutsebanyak 86 orang merupakan jamaah lanjut usia (65 tahun ke atas)sedangkan 307 lainnya tergolong non-lansia. Usia jamaah tertua tercatat 87 tahun dan termuda 20 tahun.
Kloter I Tiba di Madinah
Sementara ituKloter I asal Kabupaten Lombok Timur telah lebih dulu diberangkatkan pada 21 April 2026 dan kini telah tiba di Kota MadinahArab Saudi.
“Alhamdulillah Kloter I asal Lombok Timur telah tiba di Madinah dan seluruh jamaah dalam keadaan sehat,” ungkapnya.
Di sisi lainKepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI MataramMirza Akbarmemastikan tidak ada kendala dari sisi administrasi keimigrasian.
“Dari sisi keimigrasian tidak ada masalah. Paspor dan visa jamaah sudah siap jauh hari sebelum pemberangkatan,” katanya.
Pihak Kementerian Haji dan Umroh NTB menegaskan akan terus melakukan pengawasan ketatterutama terkait kesiapan kesehatan jamaahguna memastikan seluruh proses pemberangkatan haji berjalan lancar dan sesuai prosedur. (F*)
Ket. Foto:
Kegiatan Konferensi pers Jamaah Calon Haji Kloter 2 di Asrama Haji Mataram. (/fit)

