Ederma Clinic Luncurkan Teknologi WonderFace Pertama di Indonesia

Mataram – Ederma Clinic Indonesia resmi meluncurkan teknologi perawatan wajah terbaru, WonderFace, yang diklaim sebagai teknologi medis non-invasif pertama di Indonesia yang bekerja hingga lapisan otot wajah. Peluncuran eksklusif ini digelar di Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Minggu (8/2/2026).

Owner Ederma Clinic Indonesia, dr. Nana Aulia, menjelaskan bahwa WonderFace merupakan inovasi perawatan wajah yang dilakukan di bawah pengawasan medis dan dirancang untuk mendukung struktur, fungsi, serta kontur wajah secara alami tanpa prosedur invasif.

“WonderFace bekerja hingga ke lapisan otot wajah dan kulit sekaligus. Hasilnya, wajah tampak lebih terangkat, kencang, dan tirus secara alami tanpa jarum suntik maupun pembedahan,” ujar dr. Nana dalam acara peluncuran.

Menurutnya, prosedur WonderFace menargetkan dua lapisan utama wajah, yakni otot wajah dan kulit. Pada lapisan otot, teknologi ini membantu mengencangkan dan mengangkat area wajah yang mulai kendur. Sementara pada lapisan kulit, stimulasi kolagen dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan elastisitas kulit.

Dalam prosesnya, aplikator khusus ditempelkan pada area strategis seperti dahi, pipi, dan rahang. Energi neuromuskular yang dihasilkan memicu kontraksi otot secara ritmis, menyerupai latihan intensif, sekaligus memanaskan lapisan dermis untuk merangsang regenerasi jaringan kulit.

Dr. Nana menjelaskan, WonderFace memiliki sejumlah manfaat unggulan, di antaranya muscle toning untuk mengembalikan volume dan kekuatan otot wajah yang menyusut akibat penuaan, terutama di area pipi. Selain itu, teknologi ini membantu facial lifting dengan mengangkat alis, pipi, dan area wajah yang mulai turun.

Manfaat lainnya meliputi pengencangan kulit melalui stimulasi kolagen sehingga kulit menjadi lebih kenyal dan elastis, mempertegas garis rahang atau jawline, mengurangi double chin, memperbaiki tekstur kulit, serta memberikan perawatan non-invasif total tanpa jarum, tanpa luka, minim rasa sakit, dan tanpa waktu pemulihan.

WonderFace direkomendasikan bagi pria dan wanita yang mengalami wajah kendur atau turun, menginginkan wajah lebih tirus dengan jawline tegas, takut terhadap prosedur jarum seperti filler, botox, atau benang, serta bagi individu yang ingin melakukan pencegahan penuaan dini atau prejuvenation.

Namun demikian, dr. Nana menegaskan bahwa WonderFace tidak disarankan bagi ibu hamil dan menyusui, pasien dengan pacemaker atau implan logam di area wajah dan kepala, penderita epilepsi, serta mereka yang memiliki infeksi aktif atau luka terbuka di area wajah.

Sebelum menjalani perawatan, pasien akan melalui sesi konsultasi yang meliputi analisis struktur wajah dan tingkat kekenduran otot, penentuan area fokus perawatan, penjelasan sensasi selama prosedur, serta penyusunan rencana perawatan sesuai kondisi dan tujuan pasien.

“Konsultasi ini penting agar hasil treatment optimal dan aman,” tegasnya.

Untuk hasil yang maksimal, treatment WonderFace dianjurkan dilakukan minimal empat kali. Biaya satu kali perawatan dibanderol Rp3 juta. Namun, dalam rangka peluncuran perdana, Ederma Clinic memberikan harga spesial Rp4 juta untuk empat kali treatment. Promo ini berlaku saat peluncuran hingga satu minggu ke depan. (F3)

Ket. Foto: Acara Peluncuran Teknologi WonderFace Pertama di Indonesia oleh Ederma Clinic Indonesia. (/fit)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Pembina Fortal M. Sawaludin Berbagi Berkah Ramadhan dengan Pengurus dan Anggota

Lombok Barat - Bulan suci Ramadan menjadi momentum berbagi kebahagiaan dan mempererat tali silaturahmi. Pembina Forum Wartawan Lombok (Fortal), M. Sawaludin, menunjukkan kepeduliannya dengan...

Abdus Syukur Banjir Dukungan Maju Ketua PWI NTB

Mataram -  H. Abdus Syukur resmi menyatakan diri maju sebagai kandidat calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Dengan penuh...

Dari Mandalika ke Dunia: NTB Serius Bangun Wisata Berkelas Internasional

Mataram - Gelaran MotoGP di Sirkuit Mandalika pada 3–5 Oktober mendatang, tak hanya menjadi ajang balap motor bergengsi dunia, event ini juga disebut sebagai...

Dana Haji Capai Rp180 Triliun, BPKH Pastikan Likuiditas Aman dan Syariah

Mataram  – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menegaskan bahwa seluruh dana haji yang dikelola saat ini berada dalam posisi aman dan memenuhi standar likuiditas...

Menteri Nusron Ajak BPKAD dan IPPAT Se-Jateng Perkuat Sinergi Wujudkan Transformasi Layanan Pertanahan

, Kudus - Transformasi layanan pertanahan jadi salah satu fokus yang disampaikan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, saat...