Mataram – Tiga Jamaah Calon Haji (JCH) NTB dinyatakan wafatsementara lima lainnya gagal berangkat karena kondisi kesehatan yang tak memungkinkan.
Ketua Tim Kesehatan Embarkasi Lombokdr. Ferry Wardanamenyampaikan bahwa dua jamaah meninggal dunia sebelum sempat menginjakkan kaki di Tanah Suci. Keduanya adalah Siti Maryam dan Safiin Mustofayang mengembuskan napas terakhir di RSUD Provinsi NTBdi Mataram.
“Satu Jamaah lainnya atas nama Fadilah Sulaimanmeninggal dunia di Arab Saudi karena mengidap tuberkulosis (TB),” ujar FerryJumat malam (16/5/2025) dalam sesi konferensi pers di MCH Embarkasi Lombok.
Tak hanya yang wafatFerry juga menyampaikan bahwa lima jamaah lainnya dinyatakan gagal berangkat tahun ini karena sakit berat.
Mereka adalah:
HJB dan IS asal Kabupaten Bimamenderita TBC.
HFasal Lombok Baratdiketahui hamil muda.
MNdari Sumbawamengalami infeksi paru-paru.
JUMwarga Kota Matarammengalami serangan jantung.
"Semua dipastikan tidak bisa melanjutkan perjalanan karena membahayakan kondisi mereka sendiri," jelas Ferry.
Dari total4.547 Jamaah asal NTBsebanyak 4.299 Jamaah telah tiba di Arab Saudi dalam 11 kloter sejak 1 hingga 15 Mei 2025. Kloter ke-12 atau terakhir diberangkatkan dini hari iniSabtu (17/5).
Sebelum diberangkatkanratusan jamaah menjalani pemeriksaan kesehatan. Tercatat409 Jamaah diperiksa di poli Embarkasi12 dirujuk ke RSUDdan 4 lainnya ke RSJ.
Sebagian besar keluhan datang dari jamaah yang menempuh perjalanan jauhterutama dari Pulau Sumbawa. Mereka mengalami mualgangguan pencernaanhipertensidemensiadan penyakit kronis lainnya.
Meninggalnya dan gagalnya beberapa jamaah menjadi peringatan bagi seluruh calon haji untuk benar-benar mempersiapkan fisik dan mental sebelum berangkat ke Tanah Suci. (F3)
Ket. Foto:
Jamaah Calon Haji KLoter 12 saat dilepas dari Embarkasi Lombok menuju Bandara Zainudin Abdul Majid. ()


