Mataram – Dinas KomunikasiInformatikadan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyelenggarakan Forum Perangkat Daerah dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Tahun 2027. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan arah kebijakanmemperkuat perencanaan serta mendorong integrasi sistem pemerintahan berbasis digital di NTB.
Sekretaris Dinas Kominfotik NTBMujaddid Muhasdalam laporannya menyampaikan bahwa forum ini merupakan bagian dari inovasi perencanaan yang bertujuan mengonsolidasikan program kerja antar perangkat daerah.
“Forum ini menjadi ruang penting untuk mengonfirmasi dan menyelaraskan program kerjasekaligus menghimpun masukan dari seluruh pihakbaik internal pemerintah maupun stakeholder dan mitra kerja,” ujarnya.
Forum tersebut diikuti oleh perwakilan perangkat daerah tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kotamitra pembangunan serta mendapatkan dukungan dari Tim Ahli Gubernurtermasuk Adhar Hakimyang turut memberikan arahan strategis dalam penguatan kebijakan Kominfo ke depan.
Sementara ituKepala Dinas Kominfotik NTBAhsanul Halikmenegaskan bahwa forum ini bukan sekadar agenda rutinmelainkan ruang strategis untuk merumuskan arah pembangunan digital daerah.
Dirinya mengungkapkan bahwa transformasi digital di Provinsi NTB masih menghadapi sejumlah tantangan mendasardiantaranya fragmentasi sistem dan data antar perangkat daerahlemahnya integrasi aplikasi serta belum optimalnya implementasi Satu Data.
“Kita harus jujur bahwa masih banyak aplikasi dibangun secara parsial tanpa arsitektur terintegrasi. Akibatnyadata belum sepenuhnya dapat dipertanggungjawabkan dan dimanfaatkan secara optimal,” tegas Aka sapaan akrabnya.
Selain itukomunikasi publik pemerintah dinilai belum sepenuhnya strategis dan terukursementara kesenjangan infrastruktur serta literasi digital juga masih menjadi kendala dalam pemerataan layanan publik berbasis digital.
Untuk menjawab tantangan tersebutDinas Kominfotik NTB menetapkan lima fokus utama kebijakan tahun 2027yaitu:
1. Penguatan SPBE terintegrasi melalui arsitektur sistem lintas sektor
2. Percepatan Satu Data Daerah dengan penguatan tata kelola dan peran walidata
3. Transformasi komunikasi publik menuju komunikasi strategis berbasis narasi pembangunan
4. Penguatan infrastruktur dan ekosistem digitaltermasuk literasi digital masyarakat dan ASN
5. Penguatan statistik sektoral sebagai dasar perencanaan dan evaluasi pembangunan
Ahsanul Halik menekankan bahwa kualitas data menjadi pondasi utama dalam pengambilan kebijakan.
“Bagaimana mungkin kita merencanakan pembangunan jika data sektoral yang kita miliki masih diragukan kualitasnya. Karena itupenguatan statistik sektoral menjadi prioritas,” jelas Ahsanul.
Dalam forum tersebut juga ditegaskan target pada tahun 202780 persen aplikasi perangkat daerah harus terintegrasi. Kebijakan ini diambil untuk mengakhiri praktik pengembangan aplikasi yang berjalan sendiri-sendiri tanpa konektivitas.
Selain integrasipemerintah juga menargetkan peningkatan Indeks Keamanan Informasi sesuai standar yang dikembangkan oleh Badan Siber dan Sandi Negara.
Langkah konkret telah dilakukantermasuk penguatan keamanan pada ruang-ruang strategis pimpinan daerah guna memastikan sistem informasi terlindungi dari potensi gangguan.
Di sisi lainpeningkatan Indeks Keterbukaan Informasi Publik ditargetkan mencapai kategori informatif dalam waktu lebih cepat serta penguatan Indeks Pembangunan Statistik untuk memastikan kebijakan berbasis data yang akurat.
Dinas Kominfotik NTB juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas perangkat daerah dalam mendukung integrasi sistem dan data. Ke depansetiap perangkat daerah tidak diperkenankan lagi mengembangkan aplikasi secara mandiri tanpa koordinasi.
“Digitalisasi bukan lagi pilihantetapi keharusan. Kita tidak boleh berjalan sendiri-sendirisemua harus berada dalam satu arsitektur sistem pemerintahan digital yang terintegrasi,” tegas Ahsanul.
Selain ituindikator kinerja perangkat daerah ke depan juga akan menitikberatkan pada kemampuan menghasilkan data yang cepattepatdan berkualitas sebagai bagian dari implementasi Satu Data.
Mengakhiri kegiatanKepala Dinas Kominfotik NTB secara resmi membuka Forum Perangkat Daerah Tahun 2027. “Dengan mengucapkan BismillahirrahmanirrahimForum Perangkat Daerah Dinas KomunikasiInformatikadan Statistik Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2027 secara resmi saya nyatakan dibuka,” pungkasnya.
Forum ini diharapkan menghasilkan perencanaan yang lebih terintegrasiadaptifdan berdampak nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan publik serta pembangunan daerah di Provinsi NTB. (F*)
Ket. Foto:
Kepala Dinas Kominfotik NTBAhsanul Halikmemberikan sambutan saat membuka kegiatan Forum Perangkat Daerah Tahun 2027. (Ist)

