Nusron Wahid Ajak Pengurus Organisasi Keagamaan Islam di NTB Kerja Sama Selesaikan Sertipikasi Tanah Wakaf

Mataram – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, bertemu dengan perwakilan organisasi keagamaan Islam se-Nusa Tenggara Barat (NTB), di Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) NTB, Mataram, Jumat (10/04/2026). Pada kesempatan itu, Menteri Nusron mengajak para pengurus organisasi tersebut untuk ikut berkontribusi mempercepat sertipikasi tanah wakaf.

“Saya mengumpulkan Bapak/Ibu sekalian untuk mengajak kerja sama menyelesaikan masalah sertipikasi tanah wakaf ini. Kenapa? Malu kita, rumah kita disertipikatkan, masa rumah Tuhan tidak disertipikatkan,” ujar Menteri Nusron.

Sertipikasi tanah wakaf ini merupakan langkah penting yang dapat melindungi aset keagamaan. Menurut Menteri Nusron, tanah wakaf yang belum memiliki sertipikat berpotensi menimbulkan konfilk, terutama ketika nilai ekonomi tanah meningkat.

“Khawatir akan timbul konflik. Ketika nilainya masih rendah mungkin tidak ada masalah, tetapi begitu nilainya meningkat, apalagi berada di kawasan strategis seperti Mandalika, potensi konflik akan muncul karena ada nilai ekonomi yang besar,” jelas Menteri Nusron.

Berdasarkan data Kementerian ATR/BPN, total tanah wakaf di NTB mencapai sekitar 14 ribu bidang. Dari jumlah tersebut, baru 7.063 bidang atau sekitar 50,2% yang telah bersertipikat. Rinciannya, terdapat masjid 5.468 bidang (2.923 telah bersertipikat), musala 5.045 bidang (2.184 bersertipikat), makam 756 bidang (299 bersertipikat), pesantren 698 bidang (302 bersertipikat), sekolah 1.004 bidang (360 bersertipikat), dan fasilitas sosial lainnya 1.098 bidang (995 bersertipikat).

Menteri Nusron menargetkan penyelesaian sertipikasi tanah wakaf di NTB dapat dituntaskan dalam waktu satu tahun. Untuk mencapai target tersebut, ia meminta Kantor Wilayah BPN Provinsi NTB segera membentuk tim khusus serta menjalin kerja sama yang diperkuat melalui nota kesepahaman (MoU) dan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik dengan perguruan tinggi Islam di NTB.

“Buat MoU sama UNU, UIN, atau Universitas Muhammadiyah untuk KKN Tematik, mengurus sertipikat wakaf masjid dan musala ini semua beres,” tutup Menteri Nusron.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi NTB, Badrun; Rektor UNU NTB, Baiq Mulianah; serta perwakilan organisasi keagamaan se-NTB. Turut mendampingi Menteri ATR/Kepala BPN, Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol, Shamy Ardian; Tenaga Ahli Menteri Bidang Komunikasi Publik, Rahmat Sahid; serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi NTB, Stanley. (*)

Ket. Foto:

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, berjabat tangan dengan salah seorang ketua organisasi keagamaan Islam di NTB. (Ist)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Anggota DPRD NTB HM. Jamhur,  Sosialisasikan Raperda Perlindungan PMI dan Pengelolaan Kelautan Berkelanjut an

Lombok Barat – Anggota Komisi V DPRD NTB, H.M. Jamhur, menggelar sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal...

Refleksi Tahun 2024: PKB NTB dan Perubahan Paradigma di Bawah Kepemimpinan H.L. Hadrian Irfani

Mataram - Tahun 2024 menjadi momentum penting bagi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Nusa Tenggara Barat (NTB) di bawah kepemimpinan H.L. Hadrian Irfani sebagai Ketua...

Terduga Penadah Motor dan Paket Milik Kurir Dibekuk Polisi di Lombok Tengah

Mataram – Pengembangan kasus pencurian sepeda motor milik seorang kurir di Kota Mataram terus berlanjut. Setelah sebelumnya menangkap pelaku utama, Tim Resmob Satreskrim Polresta...

Gubernur NTB Tegaskan Komitmen Pemprov Mendukung Keberlanjutan Program JKN

Mataram - Gubernur NTB,  Lalu Muhamad Iqbal, menyatakan komitmen Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) untuk mendukung keberlanjutan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN),...

KPU Lobar Tetapkan LAZ-Adha jadi Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat Terpilih 2025-2030

Lombok Barat - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lombok Barat (Lobar) menetapkan pasangan H. Lalu Ahmad Zaini dan Nurul Adha menjadi Bupati dan Wakil Bupati...