Serahkan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik, Gubernur NTB Minta OPD Lebih Transparan

 

Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal menyerahkan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik kepada badan publik informatif dalam acara yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Provinsi NTB di Hotel Lombok Raya, Mataram, Kamis (18/12).

Dalam sambutannya, Gubernur mengakui bahwa hingga saat ini masih terdapat sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) serta pemerintah kabupaten/kota di NTB yang belum masuk dalam kategori informatif. Ia berharap ke depan seluruh badan publik dapat memenuhi standar keterbukaan informasi sebagaimana diamanatkan oleh undang-undang.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur memberikan apresiasi khusus kepada Rumah Sakit Jiwa Provinsi NTB yang berhasil meraih predikat sangat informatif. Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan pengelolaan organisasi yang profesional dan transparan.

“Saya melihat Rumah Sakit Jiwa sebagai salah satu model pengelolaan organisasi yang baik. Implementasi programnya jelas, transparan, dan delivery-nya terlihat. Ini patut ditiru,” ujar Gubernur.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan rencana pengembangan Rumah Sakit Jiwa Provinsi NTB menjadi rumah sakit ramah perempuan, khususnya dalam pelayanan ginekologi. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam memperkuat perlindungan dan pelayanan kesehatan bagi perempuan.

Gubernur juga menekankan pentingnya transformasi digital yang dibarengi dengan penguatan tata kelola dan kelembagaan. Menurutnya, digitalisasi tanpa sistem yang kuat justru berpotensi menimbulkan persoalan baru, termasuk risiko keamanan siber.

Selain itu, ia mendorong perubahan paradigma keterbukaan informasi dari stelsel pasif menjadi stelsel aktif. Artinya, badan publik diharapkan tidak menunggu permintaan, tetapi secara proaktif menyediakan data yang tidak dikecualikan agar dapat diakses oleh masyarakat.

“Lebih dari 80 persen data yang kita miliki sebenarnya bukan data rahasia. Data-data itu harus kita buat tersedia, diminta atau tidak diminta, agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, akademisi, LSM, investor, hingga pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan berbasis data,” tegasnya.

Gubernur berharap rekomendasi serta hasil evaluasi yang disampaikan oleh Komisi Informasi Provinsi NTB dapat menjadi dasar perbaikan berkelanjutan dalam mewujudkan pemerintahan yang terbuka, transparan, dan akuntabel di Provinsi NTB. (F3)

Ket. Foto:

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyerahkan piagam anugerah keterbukaan informasi kepada Plt. Kepala Bappenda NTB Fathurahman  (Ist)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Pemkab Lobar dan PN Mataram Kerjasama Sidang Keliling

Lombok Barat - Pemerintah Kabupaten Lombok Barat bersama Pengadilan Negeri Mataram menandatangani Nota Kesepahaman Penyebaran Informasi Pengembangan Aplikasi dan Sidang Keliling. Kegiatan ini dilaksanakan...

PLN Pastikan Listrik Andal Selama Hari Raya Natal 25 Desember 2025 di NTB

Mataram – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) memastikan pasokan listrik tetap andal dan aman selama perayaan Hari Raya...

Pemprov NTB Melalui Bank NTB Syariah Siapkan KUR PMI Rp10 Miliar, Pembiayaan Terintegrasi Tanpa Uang Tunai

Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) terus mendorong inovasi layanan ketenagakerjaan, khususnya bagi Pekerja Migran...

Pemprov NTB Perkuat Sinergi dan Akselerasi Kinerja Perangkat Daerah Menuju NTB Makmur dan Mendunia

Mataram - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat laksanakan Coffee Morning yang dihadiri oleh seluruh Kepala Dinas dan Badan lingkup Pemprov NTB. Kegiatan yang berlangsung...

Kapolda NTB Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bareng Insan Pers

Mataram — Kapolda NTB Irjen Pol. Edy Murbowo, S.I.K., M.Si. menggelar pembagian takjil dan buka puasa bersama Insan Pers, yang berlangsung di Gedung Sasana...