Pemprov NTB Matangkan Konsep “NTB Connected”, Fokus Buka Akses Baru ke Wilayah Selatan

Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat ( Pemprov NTB) terus mematangkan konsep “NTB Connected” sebagai strategi utama pembangunan wilayah. Konsep ini dirancang tidak hanya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menata struktur kewilayahan agar lebih seimbang, terutama melalui pembukaan akses baru di kawasan selatan Pulau Lombok.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfotik) NTB, H. Yusron Hadi, S.T., M.UM memaparkan,  bahwa pengembangan infrastruktur ke wilayah selatan menjadi langkah strategis untuk mengurai kepadatan koridor tengah Lembar–Kayangan, sehingga diperlukan jalur alternatif yang lebih efektif.

“Koridor tengah sudah sangat padat, bahkan batas antar pemukiman Lombok Barat, Tengah, dan Timur makin tidak terlihat. Karena itu bypass port-to-port yang mulai dikembangkan pada 2026 diarahkan ke selatan,” ujarnya dalam kegiatan Bincang Kamisan edisi 19 yang berlangsung di UPT Layanan Digital Kominfotik, Mataram, Kamis (27/11/2025).

Selain pembangunan fisik, Yusron menegaskan bahwa konektivitas digital juga menjadi prioritas. Daerah potensial pariwisata, perdagangan, dan pertanian dipastikan tidak boleh memiliki blank spot internet. Pemprov NTB juga menyiapkan portal layanan terintegrasi yang akan diluncurkan menjelang HUT NTB, dengan target integrasi 48 layanan provinsi serta layanan prioritas kabupaten/kota pada 2026.

Kepala Dinas PUPR NTB, Sadimin, S.T., M.T., yang juga hadir sebagai narasumber kegiatan,  memaparkan rencana percepatan infrastruktur dalam kerja sama Koridor 5 Bali -NTB – NTT. Ia mengatakan rencana awal pembangunan jalan tol diubah menjadi bypass port to port segmen Sengkol–Pringgabaya.

“Untuk tol dibutuhkan anggaran Rp22 triliun dan rasio lalu lintas harus di atas 0,76, sementara kita masih 0,4. Menunggu itu akan terlalu lama,” jelasnya.

Sebagai solusi, PUPR merencanakan pembangunan shortcut Sengkol-Ganti sepanjang 13-15 km serta jalan baru Labuhan Haji-Korleko sepanjang 11-12 km.  Total kebutuhan anggaran diperkirakan Rp2-2,5 triliun, dengan target waktu tempuh Lembar – Kayangan kurang dari 2 jam. 

“Tahun 2024 dilakukan Feasibility Study. Tahun depan DED dan pembebasan lahan. Jika lahan bebas di 2027, konstruksi bisa dimulai,” tambahnya.

Sementara, Plt. Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Provinsi NTB, Baiq Nelly Yuniarti, AP. M.Si, menegaskan pembangunan jalan harus  dibarengi dengan penataan pemukiman agar tidak memunculkan kawasan kumuh baru. Hal ini sesuai dengan misi ke 6 RPJMD 2025-2029.

Lebih lanjut, Plt. Kadis Perkim memaparkan, bahwa pada tahun 2025, Pemprov NTB menargetkan perbaikan 174 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta peningkatan Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU) di sekitar 1.300 titik se NTB.

“Jangan sampai sirkuitnya cantik, tapi jalan menuju ke sana melewati kawasan kumuh. Itu tidak elok,” pungkasnya. (F3)

Ket. Foto: Kegiatan bincang Kamisan edisi 19, menghadirkan narasumber dari Dinas PUPR NTB, Dinas Perkim NTB dan Dinas Kominfotik NTB. (Ist)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Zulkifli Hasan Tunjuk H. Muazzim Akbar Jadi Korwil PAN Bali-Nusra, PAN Gaspol Konsolidasi Jelang 2029

Mataram - Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, secara resmi memberikan mandat kepada H. Muazzim Akbar sebagai Koordinator Wilayah (Korwil) PAN...

DPRD NTB Dukung Sekolah Rakyat, Harapan Baru Bagi Anak Negeri Menembus Keterbatasan

Mataram - Langkah Presiden Prabowo Subianto dalam menggagas Sekolah Rakyat menjadi angin segar bagi masa depan pendidikan di Indonesia, khususnya bagi anak-anak dari keluarga...

Bupati LAZ Semua Pihak Kolaborasi dan Kompak Membangun Lobar

Lombok Barat - Bupati Lombok Barat H.Lalu Ahmad Zaini (LAZ) tiba di Lombok Barat, Sabtu, 1 Maret 2025, setelah sebelumnya mengikuti retreat kepala daerah...

PKS NTB Tingkatkan Semangat Berkurban, 306 Sapi dan 120 Kambing Disalurkan untuk Masyarakat

Mataram - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menunjukkan peningkatan luar biasa dalam semangat berkurban pada Hari Raya Idul Adha 1446...

Danrem 162/WB Apresiasi Percepatan Pembangunan Jembatan TMMD di Desa Kalabeso 

Sumbawa -  Komandan Korem 162/Wira Bhakti, Brigjen TNI Moch. Sjajsul Arief, S. Sos., memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa...